Tak Perlu Malu! Rasa Malu Itu Merusak Dirimu Sendiri

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Motivasi
dipublikasikan 07 Juni 2017
Tak Perlu Malu! Rasa Malu Itu Merusak Dirimu Sendiri

Ah, siapa yang tidak pernah merasa malu dalam hidupnya. Hampir semua orang mungkin pernah mengalami satu perasaan ini, minimal satu kali dalam hidupnya. Perasaan dimana seseorang begitu ingin menyembunyikan wajah, lari saat itu juga ke tempat tersembunyi, atau berharap tertelan bumi, menurut Manfred F.R Kets de Vries, berasal dari kata ‘untuk menutupi’ yang berasal dari Bahasa Proto-Indo-Eropa. Rasa malu pada diri kita seringkali memunculkan juga kebingungan sesaat karena panik, brain freezing. Tidak ada perasaan lain yang lebih mengganggu ketika kita merasa malu.

Saat kita merasa malu, self-critic, pada diri ini menyerocos berbicara kalau kita tak cukup mampu, payah banget, bahkan tidak berharga. Jika ada yang tidak beres, terkadang muncul suara, "waduh! salah banget ini, salah gue banget!”. Sehingga muncul perasaan tidak berdaya dan tak bisa merubah situasi. Hei, gengs, wake up! Rasa malu itu wajar kok. Membesar-besarkan rasa malu hanya akan memunculkan efek mendalam pada kesejahteraan fisik, seperti gangguan jantung, dan psikologis kita.

Rasa malu yang kita miliki telah berkembang dalam kondisi di mana kelangsungan hidup kita bergantung pada orang-orang yang mematuhi norma-norma tertentu. Bahayanya, rasa malu ini sulit untuk dideteksi orang lain jika kita pintar menyembunyikannya, sob. Terkadang ada samaran-samaran yang kita buat sendiri, mulai dari menyalahkan orang lain, menunjukkan reaksi penghindaran, pembelaan diri, dan penyangkalan untuk memperbaiki harga diri kita, akhirnya membuat kita sendiri putus asa bahkan depresi.

Mengatasi rasa malu yang sudah mendarah daging karena salah asuh ketika waktu kecil bisa menjadi identitas seseorang. Luka psikis sulit untuk sembuh, apalagi jika terlalu dalam. Tapi tak pernah ada yang salah dari mencoba untuk sesuatu yang lebih baik, kan? Tantang diri kita untuk bisa mengatasi rasa malu atas dasar fakta bahwa kita bisa lebih baik dan melepaskan beban psikis dari dampak buruk menahan rasa malu itu, gengs. Latihan yang tidak sebentar mungkin memang diperlukan untuk menjadi pribadi yang percaya diri, intinya adalah pengalaman akan rasa malu itu, bisakah kita ubah agar hidup kita lebih baik?

 

 

*Dikutip dari Harvard Business Review

 

  • view 75