Kualitas Terbaik Diri dengan 5 Ciri Khas Keberanian Ini, Adakah Pada Dirimu?

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Motivasi
dipublikasikan 05 Juni 2017
Kualitas Terbaik Diri dengan 5 Ciri Khas Keberanian Ini, Adakah Pada Dirimu?

Memunculkan keberanian juga berarti memunculkan risiko, lho. Ketika memunculkan keberanian untuk mengentaskan ketidakadilan, ada risiko besar bagi seseorang tersebut. Berikut adalah ciri khas seseorang dengan kualitas terbaik, menurut Melanie Greenberg-penulis The Mindful Self-Express, dengan keberanian yang dimiliki oleh seseorang.

Memilih untuk bertindak daripada terus merasa takut

Ketakutan untuk bertindak bisa saja terjadi pada anak kecil hingga kakek-nenek. Hal itu wajar karena ketakutan dan keberanian selalu ada beriringan. Ketika kita merasa takut, saat itu juga kita bisa merasa berani. Keberanian tanpa rasa takut tentu jadi tidak bisa didefinisikan karena tak ada pembandingnya, kan? Memenangkan rasa takut, dan membuat keberanian mendominasi untuk bertindak, jauh lebih baik daripada hanya bereaksi dengan memelihara rasa takut, sob.

Mengikuti kata hati untuk memilih kebenaran

Kata hati mengarahkan seseorang pada hal-hal yang benar-benar ia sukai. Umumnya kata hati yang dituruti oleh seseorang tersebut bisa membuatnya menantang diri sendiri dan melakukan berbagai macam hal luar biasa. Dari kata hati itu keberanian muncul, untuk melakukan sesuatu yang benar tanpa pamrih, bahkan untuk menanggung rasa sakit dari temuan baru pada dirinya tersebut.

Bertahan dalam menghadapi kesulitan

Keberanian tidak selalu berupa diri kita yang berkoar-koar menghadapi hari dengan mengaum seperti singa, lalu berhenti. Kadangkala, keberanian adalah suara kecil di penghujung hari yang mengatakan bahwa kita akan mencoba lagi besok, sembari memperkuat diri untuk terus berjalan meski ada bahaya, dan memiliki niat untuk bertahan bahkan untuk lima menit lebih lama.

Memperluas tempurung cakrawala

Ibaratnya, manusia tidak bisa menemukan samudera baru kecuali jika ia memiliki keberanian untuk melupakan pantai. Dominasi keberanian atas rasa takut bisa mengajak kita untuk berpetualang pikiran dan imajinasi demi meningkatkan kualitas diri dalam membuka sesuatu yang baru dari sesuatu yang masih terkunci.

Menghadapi Penderitaan dengan Martabat

Ya, martabat, bukan martabak, sob. Air mata yang terkulai pada wajah seseorang bisa bersaksi bahwa seseorang tersebut sedang menghadapi penderitaannya dengan keberanian yang ia miliki. Saat kondisi di titik terendah tersebut, ia yang berani membuat keadaan paling baik di antara penderitaan yang ada adalah orang-orang yang memiliki kualitas keberanian terbaik, sob.

 

 

*Dikutip dari Psychology Today.

  • view 45