Tak Puas dengan Keputusan Hidupmu? Ini Cara Mengatasinya

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Motivasi
dipublikasikan 02 Juni 2017
Tak Puas dengan Keputusan Hidupmu? Ini Cara Mengatasinya

Memilih keputusan untuk melanjutkan hidup atau tidak akan terasa sama seperti memilih kabel mana yang benar-benar bisa untuk mematikan bom waktu. Pilihan mana yang akan membuat kita selamat belum kita ketahui setelah kita telah memilih. Memilih tentu bukan hal yang mudah, bukan juga hal yang sulit jika sudah terlihat pilihan yang paling baik. Setelah memilih yang sudah jelas baik, ternyata setelahnya, kita masih saja merasa salah karena terlihat ada yang kurang dari keputusan kita. 

Berhadapan dengan obsesi akan alternatif pilihan yang tak sempat terpilih akan membuat kita sangat sulit untuk move on, apalagi ketika pilihan itu hanya one way. Menurut Caroline Beaton, dengan banyaknya pilihan hidup yang tak berujung, terdapat satu pelajaran untuk memanfaatkan hidup kita sebaik mungkin. Kita perlu belajar bagaimana menjadi puas dengan keputusan-keputusan kita, dan menjalani hidup tanpa penuh penyesalan.

Ketika kita merasa menyesal dengan pilihan hidup kita, rasa bersalah yang muncul tersebut menurut Caroline Beaton berasal dari intuisi kita. Walaupun sudah memikirkan dengan matang pilihan yang sudah kita pilih, tetap saja intuisi mengarahkan kita pada hal yang berseberangan dengan pikiran logis kita. Uniknya, seringkali kita mendapatkan keputusan yang memuaskan ketika kita memilih suatu pilihan dengan tidak secara sadar dan bersusah payah berpikir untuk memilih. Apa yang terlihat sangat indah dan menyenangkan saat itu juga menurut kita, biasanya. 

Setelah memilih satu keputusan penting, tak perlu menganggap kalau keputusan itu masih bisa berubah. Anggaplah keputusan itu sudah final. Dengan begitu kita bisa lebih tenang menikmati keputusan apa yang sudah kita pilih. Bila kita mengubah pikiran kita berdasarkan bukti yang terlihat dan diproses setelah mengambil keputusan, kita seringkali cenderung membuat pilihan yang lebih buruk. Tak pernah ada yang salah dengan pengambilan keputusan, karena ada saatnya, tidak memutuskan dapat menjadi kerugian besar yang bisa mengurangi segala potensi dan pemenuhan hidup terbaik bagi kita di masa depan.

 

 

 

*Dikutip dari Psychology Today.

  • view 47