Ketuaan untuk Mulai Berbisnis? Nggak Ada Salahnya Loh Dicoba!

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 30 Mei 2017
Ketuaan untuk Mulai Berbisnis? Nggak Ada Salahnya Loh Dicoba!

Age is just a number. Ya kan? Usia Cuma seonggok angka. Berapapun usia kita, tetap perlu ahal baru yang bisa bikin kita puas menjalani hidup dengan hal-hal yang positif. Nggak pernah ada kata terlambat untuk memulai bisnis, lho. Walaupun seringkali pebisnis yang menjadi berita utama diakui prestasinya adalah pebisnis muda. Contohnya ada Mark Zuckerberg (Facebook), Matt Mullenweg (WordPress), dan Pete Cashmore (Mashable) yang ketiganya sukses berbisnis ketika berusia awal 20-an.

Usia sang pendiri bisnis bukanlah faktor utama yang menentukan apakah sebuah bisnis akan sukses atau tidak, sob. Bahkan, ada argumen bahwa mereka yang memulai bisnis di usia yang cenderung tidak muda memiliki kesempatan meraih sukses yang lebih baik. Menurut Anna K. Sasaki, ada studi menunjukkan bahwa jika seseorang berusia di atas 55 tahun, ia dua kali lebih mungkin dari orang yang berusia di bawah 35 tahun untuk memulai sebuah bisnis startup dengan pertumbuhan tinggi.

Makin banyak pengalaman hidup pada usia mapan membawa manfaat untuk kita berbisnis pada hal yang kita lihat besar peluang keuntungannya. Pengalaman dan cara pandang dunia selama ini bisa mempertajam naluri bisnis kita. Mengetahui potensi serta lika-liku kehidupan selama ini membuat kita cenderung lebih sabar untuk mengambil langkah-langkah besar dengan peluang terbaik dalam proses bisnis, rencana keuangan yang solid, dan lebih mengetahui siapa saja yang mampu secara teknis mengembangkan bisnis kita, lho.

Pengaturan untuk mencapai tujuan dalam berbisnis yang kita miliki ketika usia kita sudah tidak muda lagi bisa lebih membuat kita lebih objektif. Objektif dalam artian lebih bisa menguraikan hasil yang diinginkan dan cara yang akan dilakukan untuk mewujudkan tujuan itu dengan lebih produktif, hemat biaya, dan efisien. Investor pun lebih percaya dengan kita yang sudah lebih matang dalam usia dan bijak dalam meminimalisasi kesalahan dalam berbisnis karena pengalaman yang lebih banyak selama hidupnya.

Berbisnis di usia yang lebih dewasa bisa dimulai dengan cara membeli waralaba, memanfaatkan kekuatan merek yang sudah sukses, membentuk kemitraan dengan sesama pengusaha dengan berbagi biaya, beban kerja, dan keuntungan. Ayo mulai bisnis kita sendiri!

 

 

*Dikutip dari The Balance.

  • view 122