Memuji Orang Lain Setiap Hari, Kenapa Nggak? Itu Menguntungkan Lho!

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Psikologi
dipublikasikan 29 Mei 2017
Memuji Orang Lain Setiap Hari, Kenapa Nggak? Itu Menguntungkan Lho!

Seringkali apa yang kita lihat dari orang lain di hadapan kita membuat kita bersuara dalam hati berpendapat tentang orang tersebut. Suara yang kita sadari itu cukup banyak menunjukkan diri kita yang sebenarnya, lho. Menurut psikolog Dr. Lauren Hazzouri, ketika kita bersuara menilai orang lain dalam hidup kita secara diam-diam, selain bisa tahu bagaimana baik dan buruknya diri kita, kita bisa jadikan hal positif yang ada di orang lain itu sebagai pengingat bagi diri kita sendiri untuk selalu memperbaiki diri.

Suara yang ada dalam diri kita terhadap orang lain dapat membawa banyak hal positif dalam hidup kita jika dikeluarkan dengan cara yang positif juga, lho. Lauren Hazzouri percaya hal tersebut. Baginya, kita bisa lebih mudah terhubung dengan orang lain dengan cara yang berarti dengan memberi pujian. Ibaratnya seperti semakin banyak hal yang kita berikan pada orang lain, semakin banyak juga kita terima “imbalan” kebaikannya setiap saat. Pengamatan kita tentang sisi terbaik orang lain dan disampaikan kepadanya dengan cara yang tulus dapat memperbaiki hidup mereka juga hidup kita lho, gengs.

Orang yang menerima pujian tulus kita bisa termotivasi untuk memperbaiki dirinya lagi dan lagi. Walaupun kadangkala pujian tersebut membuat ia terbuai, sebuah pujian dari kita bisa menghilangkan keraguannya, kesedihannya, bahkan bisa menghindari orang tersebut dari depresi atau keinginan bunuh diri, lho. Hubungan pertemanan antara kita dan orang tersebut dapat meningkat karena mereka lebih percaya dengan kita kalau kita tulus menganggap mereka adalah seseorang yang unik dan luar biasa.

Memuji orang lain ternyata juga dapat membuat kita menjadi orang yang rendah hati dan jauh dari egosentris diri, sob. Bayangkan kalau kita selalu melihat orang lain lebih baik dari kita tapi tak satupun kebaikan yang terucap? Kita akan stres sendiri dan cenderung nggak mau kalah dari mereka. Mereka juga merasa tak ada ikatan yang kuat dalam bersosialisasi dengan kita bahkan merasa dirinya tak dianggap karena tak dipuji walaupun sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki dirinya. Pada satu titik tertentu, tak ada salahnya kan sering memuji orang lain?

 

 

*Dikutip dari Brit Media

  • view 97