Reputasi Online Penentu Hidup dan Mati Seseorang di Masa Depan?

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 29 Mei 2017
Reputasi Online Penentu Hidup dan Mati Seseorang di Masa Depan?

Reputasi, yang sering juga dikenal sebagai nama baik atau citra, selama ini sudah diketahui amat penting bagi kehidupan kita sehari-hari maupun kehidupan profesional. Seseorang yang sudah terpercaya, misalnya, dalam membuat minuman segar untuk dinikmati akan lebih sering dibeli minumannya oleh banyak orang, dibandingkan dengan seseorang yang belum terpercaya kalau ia bisa membuat minuman segar yang betul-betul menjadi penghilang dahaga. Pemilik usaha minuman yang sudah terpercaya tersebut, walaupun sebetulnya minumannya, mah, nggak benar-benar nikmat ya, tetap saja laku jualannya dan menguntungkan. Kok bisa?

Peran nama baik seseorang hari ini bisa saja membuat ia hidup bahagia pun juga hidup segan mati tak mau, lho. Ada trust (rasa percaya) dari orang-orang tentang diri atau produk yang kita hasilkan. Kepercayaan tersebut juga berasal dari persepsi mereka tentang kita. Menurut Philip Kotler, kesan, gambaran, serta keyakinan orang lain terhadap diri kita atau produk yang kita miliki dianggap sebagai reputasi kita. Banyak pengaruh dari bisik-bisik tetangga sekitar atau isu di media sosial yang makin meluas hari ini membuka peluang kita untuk ambil bagian pada peningkatan reputasi dalam perputaran ekonomi dan mencapai peningkatan karier. 

Semua tentang reputasi di masa kini bisa disebut juga berawal dari mesin pencari Google, gengs. Hampir semua orang sekarang menggunakan fasilitas teknologi pada Google untuk mencari kesan dan kesimpulannya untuk suatu hal. Pernahkah kita googling nama kita sendiri cuma  untuk tahu bagaimana sih reputasi kita di dunia maya? Belum pernah? Cobalah. Menurut David Robertson, Google tak pernah lupa tentang kita. Hasil dari Google bisa banget mempengaruhi reputasi kita untuk melamar pekerjaan bahkan untuk mendapatkan pacar. Masa lalu kita, beberapa titik pencapaian, dan kesuksesan kita di masa lalu yang terekam pasti dijadikan pertimbangan bagi orang-orang yang membutuhkan untuk menyimpulkan kesan dan persepsi mereka tentang diri kita, sob.

Ada beberapa hal yang memang tidak bisa kita kendalikan ketika orang-orang bisa dengan bebas mengakses dan menyimpulkan pendapat mereka tentang diri kita melalui internet. Tetapi, ada trik untuk bisa mengurangi visibilitas berita yang sebetulnya bukan diri kita yang sebenarnya melalui search engine reputation management (SERM). SERM dapat membantu untuk menurunkan berita utama yang ketinggalan jaman dan tidak relevan tentang kita di internet, lho. Dengan begitu, hanya berita atau konten online yang lebih mencerminkan reputasi kita saat ini dan benar-benar aktual saja yang bisa terpampang di Google. Seru kan? Tetap gunakan teknologi dengan bijak ya, gengs!

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber

  • view 181