Hindari: Hal-Hal yang Mungkin Akan Kita Sesali (Part II)

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Inspiratif
dipublikasikan 26 Mei 2017
Hindari: Hal-Hal yang Mungkin Akan Kita Sesali (Part II)

 

Yah, penyesalan dalam hidup ini bisa ada bisa juga tidak. Ada penyesalan kalau kita membiarkan diri kita menyesal, dan akan biasa saja bahkan lebih bahagia walaupun ada penyesalan-penyesalan yang datang menyerang. Datangnya penyesalan tak harus kita telan bulat-bulat tapi perlu kita nikmati. Kalau bisa dihindari, itu lebih baik, lho. Jangan tunggu menyesal, sob!

Don’t Worry About Everything.

Segala hal yang ada di depan kita memang seringkali menarik untuk kita hadapi dengan semangat. Terkadang, tantangan muncul semakin banyak ketika kita sedang semangat on fire hingga kita pusing sendiri dan sering cemas untuk menyelesaikan tantangan itu dengan sempurna. Tapi perlu kita ingat, sob, cemas tentang segalanya tidak pernah memperbaiki apapun. Cobalah selalu menerima hal-hal itu sebagaimana adanya dan jangan memaksakan diri kita dengan sesuatu yang tidak perlu, ya.

Overwork dan Hilang Quality Time Dengan Kerabat.

Bagian yang satu ini sangat berbahaya, gengs. Terlalu fokus dengan kehidupan kita sendiri yang rumit karena perbuatan yang pernah kita lakukan di masa lalu tanpa berinteraksi secukupnya dengan teman-teman dan keluarga tersayang akan sangat membuat kita menyesal. Apalagi, kita tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi dalam hidup kerabat kita tersebut. Selalu coba untuk habiskan waktu bersama mereka selagi kita masih hidup, ya. Dijamin, kita tidak akan menyesal. Ingat, kita dan anak-anak kita nanti tidak lahir dari batu, kan, sob?

Getting Stuck in The Past.

Terjebak nostalgia masa lalu kadang menyenangkan. Tapi karenanya kita juga tidak bisa hidup hari ini, apalagi membangun masa depan. Dengan begitu pun kita bisa melewatkan kesempatan besar karena kita takut dengan apa yang mungkin terjadi karena pernah melewati kenangan buruk di hari kemarin, termasuk dengan memendam amarah. Memendam amarah hanya akan menyakiti diri kita sendiri dan menyita waktu bagi tubuh kita untuk relaksasi melepas beban. Dukung diri kita sendiri untuk bisa mengejar kebaikan hari ini dan masa depan tanpa terpaku dengan masa lalu itu, sob.

Not Being More Appreciative Sooner.

Menghargai dan lebih menghargai hidup kita hari ini, termasuk dengan memberi manfaat pada orang lain, dapat membuat hidup kita terasa berjalan tidak tergesa-gesa, lho. Artinya kita bisa menikmati hari ini tanpa membuang-buang waktu untuk hal-hal tidak bermanfaat. Dengarkan pendapat orang lain tanpa kehilangan suara kita sendiri, menghargai keindahan yang ada dalam outer dan inner beauty yang kita punya tanpa perlu khawatir orang lain akan mengomentari segala hal tentang kita, dan meningkatkan pengetahuan kita dengan kembali ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi bisa menjadi usaha untuk kita lebih menghargai diri sendiri, sob.

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 51