Womenpreneur: Pebisnis Perempuan Bisakah? Siapa takut!

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 22 Mei 2017
Womenpreneur: Pebisnis Perempuan Bisakah? Siapa takut!

 

Tahun 2017, perempuan sudah banyak berkiprah di dunia publik dan tak berkutat dengan hanya urusan domestik di rumah. Beberapa tahun terakhir semakin banyak pula jumlah perempuan yang menjadi pebisnis dan memiliki usaha yang berkembang pesat serta memahami peran pentingnya dalam pembangunan ekonomi negara. Walaupun begitu, menurut World Economic Forum, masih hanya sekitar 5,2% dari 500 CEO perempuan yang menjabat menjadi CEO suatu perusahaan di tahun 2015.

Ketimpangan gender perempuan yang berperan untuk ekonomi masyarakat masih sangat tinggi akibat dominasi budaya patriarki serta pemahaman akan perbedaan sex dan gender yang kurang di masyarakat. Bahkan, kita pasti pernah dengar tentang seorang entrepreneur perempuan berhenti bekerja untuk merawat anak-anaknya dan terpapar dengan kegiatan memenuhi kebutuhan mereka. Tapi, ada satu orang yang memiliki dorongan kewiraswastaannya untuk kembali bekerja melawan naluri keibuan, yang dia tidak dapat lawan, dan dia mampu menyediakan sesuatu yang semua ibu butuhkan.

Julie Pickens, CEO dan Founder dari Boogie Wipes yang sebelumnya berkarier dengan sukses di perusahaan ayahnya di bidang penjualan dan distribusi, meluncurkan perusahaan yang menjual makanan bayi organik dan kaus kaki bayi hypoallergenic. Setelah ia memiliki tiga anak perempuan, ia memutuskan untuk merawat anak-anaknya dan mengurangi kecepatan bisnisnya. Tak lama setelah itu ia mendapatkan momennya sendiri saat ia merawat anak-anaknya dengan jiwa entrepreneur yang dia miliki dan memiliki ide cemerlang saat ia membutuhkan tisu antiseptik yang tidak ia temukan di pasaran.

Menurut Julie Pickens, ia menjadi sesukses sekarang ini karena ia fokus pada apa yang orang lain abaikan dan masuk pada celah yang orang lain tinggalkan. Pada kasusnya, pasar tisu sudah jenuh, sementara ada perusahaan farmasi yang menarik semua obat terkait flu dan batuk dimana orang lain kembali pada pilihan alami sebagai solusi. Jadi ia memutuskan untuk merancang tisu khusus yang bisa digunakan untuk membersihkan hidung bayi.

Setelah masa-masa itu, ia selalu lakukan perbaikan. Ia mengerjakan pengembangan teknologi yang ia pikirkan bersama dengan ahli kimia yang memformulasikan produknya hingga mencapai paten yang tidak bisa disaingi oleh kompetitornya. Berulang kali juga ia mencari kesempatan untuk meluaskan pangsa pasarnya dengan memperhatikan kebutuhan orang banyak di sekitarnya. Lalu, menurut Julie Pickens, rencanakan dan bersiaplah untuk berjalan lebih jauh dan menyelesaikan banyak rencana kita. Kita, perempuan, pasti bisa.

 

 

 *Dikutip dari Fast Company

  • view 87