Suksesmu Awalnya Dari Sikapmu Sendiri, Lho!

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 12 Mei 2017
Suksesmu Awalnya Dari Sikapmu Sendiri, Lho!

Pada suatu saat ketika kita sangat inginkan sesuatu yang memerlukan kerja keras, setiap detik waktu, pasti kita kejar sampai dapat. Siapa yang tidak bahagia ketika terbayang akan mendapatkannya? Hasrat untuk mendapatkan sesuatu dalam diri kita telah Tuhan berikan dan membuat kita menjadi manusia yang bernaluri. Namun, ketika kita betul sangat inginkan dan rela “memampukan diri” dalam kondisi “harus bisa”, rasanya hidup menjadi bagian yang sangat menyebalkan. Akibat dari terus memaksakan diri melakukan sesuatu yang tidak benar-benar ingin untuk dilakukan sangatlah buruk. Depresi. Terjadi kegilaan massal dimana-mana karena ungkapan tentang “will-power” tersebut.

Sebetulnya, yang kita inginkan dalam hidup adalah kebahagiaan, kan?  Tanpa sadar kita mengikuti alur sihir “will-power” yang ada, tapi tanpa mendapatkan proses yang nikmat. Menurut John Flemming, dalam tulisannya tentang usaha minimal untuk mendapatkan kesuksesan, bukan kemauan yang menentukan apa yang kita lakukan untuk menjadi sukses. Hal tersebut dikarenakan ketaatan pada kemauan cenderung bersifat memaksakan diri daripada melakukan sesuatu yang sebenarnya ingin kita lakukan. Jika kita tidak benar-benar merasakan kenyamanan atau that feels good dalam diri kita, usaha yang akan kita lakukan tidak akan bertahan lama.

Tentu, sikap yang kita miliki menunjukkan diri kita dalam berbagai hal yang kita lakukan. Hingga sikap kita begitu kuat hingga orang lain bisa merasakannya sebelum kita berkata-kata dan merasakan perasaan orang lain. Namun, sikap kita pun bisa berubah. Suatu hari kita tidak bisa lebih bahagia, dan terlihat bahagia oleh orang lain, tapi selanjutnya kita dipermalukan oleh orang lain karena apa yang kita kerjakan, dan menjadi terlihat sangat sedih. Seiring sikap yang berubah, perasaan kita pun berubah. Lalu, apa kira-kira poin penting dari sikap dan kemauan untuk mencapai tangga kehidupan kita yang lebih tinggi?

Percaya atau tidak filosofi hidup kita adalah kuncinya. Peka dengan apa yang kita rasakan, persiapkan penyesuaian yang akan kita hadapi, dan selalu percaya bahwa kita akan dapatkan apa yang kita benar-benar butuhkan, menurut John Flemming, adalah kuncinya. Kenali diri kita dengan perlahan tapi pasti untuk mencapai apa yang kita inginkan dalam hidup. Karena kebiasaan kita untuk memelihara sikap positif selalu menuntun kita untuk mencapai hasil yang positif juga. Tetaplah menentang rintangan dan selalu bangkit kembali. Kita semua bisa ambil sikap yang sama. Berani dicoba? ☺

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 64