Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Inspiratif 25 Mei 2018   23:38 WIB
Ilmu ikhlas lan yaqin

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Sebagai seorang perempuan, seorang anak rumahan, anak terkecil dari Ibuk bapak. Aku sering merengek meminta ini dan itu agar keinginan ku bisa terpenuhi, namun semua itu hanya bisa terpenuhi sampai aku kelas 6 saja. Bapak sangat menyayangimu, apalagi ibu dan kedua kakak ku, bapak selalu mengantarku ke sekolah berangkat TPA, bahkan ketika aku tidak ingin belajar, bapak selalu menuruti terlebih dahulu apa keinginan dan kemauan ku, baru aku menuruti perintahnya. 

Pelajaran yang aku dapat ketika aku kecil dahulu aku terapkan pada kehidupanku sekarang. Aku harus memenuhi keinginan ku dengan jalanku sendiri, kalau kata orang mandiri aku tidak menyadarinya, karena aku masih menyadari bahwa aku adalah perempuan yang sangat manja. 

Sebagai mahasiswa semester  akhir, pejuang skripsi dan pejuang tanda tangan dosen. Aku masih punya kesibukan lain yang barangkali orang sekelasku geleng geleng bahkan tidak mempercayainya, karena hanya orang orang tertentu saja yang menganggap ku ada.

Benar ngendikane Gus Muwafiq, bahwa orang benar dan orang baik atau orang dianggap baik itu karena persetujuan atau pengakuan dari orang banyak atas diri kita. Aku dianggap sebagai ketua karena aku telah mendapatkan amanah dan tanggung jawab yang sudah disetujui  dan disepakati oleh orang orang yang diatasku jauh lebih pintar dari aku. 

Sejak tahun 2017 lalu, Alhamdulillah  juga bulan Mei tepat satu tahun yang lalu. Aku diamanahi sebagai Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kabupaten Sukoharjo.
Jika dikaitkan dengan urusan atau birokrasi pemerintahan, organisasi ini sejajar dengan Pak Bupati atau Pak Sekda ( waaaaah sok berkuasa ). Namun jika mereka adalah penguasa atau pemegang hak tertinggi dalam suatu wilayah, berbeda dengan IPPNU yang mengandalkan kemauan dan menggunakan semaksimal mungkin kemampuan yang dimikili. Karena pasalnya di organisasi tidak ada yang namanya anggaran pertahun bahkan gaji per pengurus untuk setiap pengurus di organisasi nya. Gaji aja enggak ada apalagi THR bulan Ramadhan ( syedddiii ) 

Namun kerana keyakinan dan keikhlasan seluruh anggota dan kader terbaik ini, yang utama mengharap kan syafaat dan barokah dari ulama pendiri NU Hadratus Syeich KH Hasyim Asy'ari yang sanadnya sangat jelas menyambung Kanjeng Nabi Muhammad SAW ini, mereka yakin bahwa perjuangan untuk melestarikan budaya yang sudah diwarisi para ulama ulama pendahulu ini akan menolong mereka di hari akhir nanti. 

Ramadhan sudah tiba, bulan nya umat muslim untuk berpuasa, untuk beribadah, berbagi kebahagiaan, berbagi apapun yang dimiliki. Oleh karena itu banyak sekali kegiatan yang kita jumpai di bulan yang tidak diragukan keberkahannya ini. 
Banyak kita jumpai komunitas komunitas yang membagikan sebagian rejekinya untuk para pencari takjil, eittsss maaf, maksudnya pejuang buka yang selalu buka dijalan, para dhuafa, bapak bapak pengais rejeki ( becak ) yang sangat kuat menghadapi hidup ( saya sangat kalah ) bahkan mereka para anak muda yang sedang ngabuburit nunggu bedug sambil berduaan dengan pasangannya pun juga ikut diberi takjil gratis. 

Sungguh berkah Ramadhan sangat tidak diragukan, Tuhan Maha Adil dengan Segala Kehendaknya. 

Sebenernya banyak sekali cerita ceeita yang bisa kita jumpai di bulan yang berkah ini. 

Allah menurunkan ayat ayatnya dalam surat yang berjudul Al Ikhlas, tidak menyebutkan arti kata Ikhlas di dalam situ. Kenapa ?
Wallahu alam

Begitupula dengan umat muslim yang sangat ikhlas melakukan puasa dan segala kebaikan yang dibuatnya di bulan Ramadhan ini. 
Ngendikane Cak Nun, yang namanya ikhlas itu tidak diucapkan, tapi di dalam hati. Ketika diucapkan berarti tidak jadi ikhlas  dong ???????????? heheee
Apalagi kalau dipamer pamerkan 

Umat muslim juga yakin bahwa bulan Ramadhan ini akan menambah kadar keimanan nya yang ( misalkan ) semula 10 persen karena puasa penuh 30 hari bulan Ramadhan, tarawih 30 malam tidak pernah ditinggalkan, ngaji Quran Khatam sampai beberapa kali, bahkan bagi mereka yang anak pondok bisa khatam beberapa kali kitab kitab yang mereka pelajari. 

Apalagi sebagai pembantu umum , dengan modal Yaqin, niat lillahi ta'ala. Alhamdulillah Allah menunjukkan jalan, 
H-2 Minggu persiapan untuk buka bersama PC IPNU IPPNU Sukoharjo dengan ditambah sarasehan alumni dan santunan Anak Yatim yang semula tidak punya modal dan konsep untuk merancang acara tersebut. Dengan memaksimal kan pemikiran bersama, walaupun terkadang beda pendapat, ada yang grundel didepan ada yang grundel dibelakang itulah dinamika proses dalam suatu organisasi dan itulah proses untuk mendewasakan serta mensolidkan pengurus dalam suatu organisasi. 
H- 1 Minggu donatur berdatangan, konsep semakin matang, tangan tangan semakin solid dan semoga di H-2 ini akan ada keajaiban lagi dan tambahan kebarokahan dan nikmat keyakinan yang Allah Turunkan kepada kita semua para pengejar ke Maha Pengasih dan Penyayang nya Allah. 

Dari situlah aku mendapat ilmu bahwa keyakinan yang tidak dilandasi dengan keikhlasan akan sia sia. Dan keyakinan dan keikhlasan yang tidak dilandasi  dengan ilmu akan sia sia. Dan ilmu jika tidak dilandasi dengan baju taqwa akan sia sia pula. 

Oleh karena itu, sangat pas Trisatya IPNU IPPNU  Untuk kita jadikan pedoman hidup kita, jangan ketika  menjadi kader atau anggota IPNU IPPNU saja tetapi juga harus menjadi pedoman untuk hidup selama hidup. 

Belajar semampunya 
Berjuang sebisanya 
Bertaqwa selamanya 

Salam Pelajar Nusantara 

 

Kartasura, 10 Ramadhan 1439H

Karya : Endah Maulana