lulus dan Maluku dalam satu waktu

endah dwi jayanti
Karya endah dwi jayanti Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 13 Juni 2016
lulus dan Maluku dalam satu waktu

Hidup suka aneh sendiri. Kadang aku merasa mereka terlampau padat hingga sulit sekali bergerak ke masa yang baru. Jenuh dengan rutinitas yang selalu begitu. Namun kadang hidup terlalu cair hingga super cepat bergerak. Membawaku ke a sampai z dalam sekali jalan. Berubah-ubah tempat waktu dan rasa seenak sendiri hingga rasanya terburu-buru. Aku sampai bingung, belum sempat aku memahami apa yang terjadi, hidup sudah membawaku ke tempat yang lain.

Kali ini hidup rasanya sedang memburuku. Hanya dalam waktu singkat, aku harus ini-itu. Mulai dari mengejar predikat sarjana sampai langkah ini harus menginjak Maluku utara. Seperti mimpi saking tiba-tibanya. Aku harus selalu tiba di setiap langkahku tepat waktu. Hanya dalam 3 minggu aku harus sudah lulus. Padahal kemana saja aku 4 tahun ini sampai masih kehabisan waktu.

Kemarin pula, saat kulihat mimpiku berangsur-angsur nyata, mataku serasa tak percaya padamu dunia. Apa engkau bergurau, benarkah mimpiku benar-benar terjadi sedetail ini? Pernah aku bermimpi beberapa tahun lalu, aku akan menginjakmu Soetta, memegang berkas beasiswa dan meluncur menuju suatu tempat yang jauh di luar Indonesia. Memang tidak persis, tapi sedekat itu saja aku rasanya sudah mau pingsan. Tahu kah engkau dunia, Maluku utara adalah mimpiku awal tahun lalu, dan hanya dalam satu bulan aku benar-benar akan menginjaknya. Aku benar-benar ke Soetta, meski belum membawa berkas beasiswa namun aku memegang kontrak kerja, dan meski tidak keluar jauh dari Indonesia, aku pergi ke salah satu pulau terluar Indonesia.

Senang? Tidak tentu saja. Aku sedang merasakan sesuatu yang jauh lebih dahsyat daripada senang.

Sampai jumpa Morotai, doakan aku menginjakmu sambil menyandang gelar sarjana.

 

Wonogiri, 12 Juni 2016

  • view 77