lelaki yang mencintai Tuhannya

endah dwi jayanti
Karya endah dwi jayanti Kategori Agama
dipublikasikan 15 April 2016
lelaki yang mencintai Tuhannya

Bukan kemudian aku mendadak menjadi seseorang yang religius dan banyak amalannya, sungguh aku cuma manusia yang dangkal iman dan sedikit ibadahnya dibandingkan banyak manusia diluar sana. Namun aku kagum dengan para manusia diluar sana yang mampu mengabdi sepenuh hati kepada Tuhan dengan caranya masing-masing.

 

Lelaki disorot karena mereka pemimpin. Bukan kemudian mendeskriminasi kaum sendiri, namun ada sejuta keistimewaan mereka seperti halnya kita. Lelaki yang mencintai Tuhannya adalah lelaki yang tak lelah mengabdi kepada Penciptanya. Subuh-subuh terbangun tanpa malas, dengan muka gembira layaknya akan bertemu kekasih hati melangkah ringan menuju langgar. Menuaikan 2 rakaat wajib berjamaah dan 2 rakaat sunah. atau lelaki yang minggu pagi sudah wangi, berkemeja rapi. Bersiap berdoa menghadapkan diri pada Tuhan. Atau lelaki yang menempuh jauhnya jarak rumah ke tempat ibadah untuk menyalakan dupa dan menyapa dengan ringan Tuhannya, sekarib dia dengan teman lamanya. Kemudian lelaki yang rela menyeberangi lautan untuk merasakan indahnya nyepi bersama di pulau dewata. Dan lain sebagainya. Lelaki yang mencintai Tuhannya melebihi cintanya pada diri sendiri, tak sebanyak jumlah kerikil di sungai. Seandainya engkau menemukannya tersisip diantara ribuan banyaknya, akankah engkau rela lepaskan?

 

 

 

Tembalang, 7 september 2015

  • view 137

  • Irfan Kriyaku.com
    Irfan Kriyaku.com
    1 tahun yang lalu.
    bila konteks tulisan ini tentang lelaki sebagai pemimpin, gue setuju karena dia sebagai contoh.. pemimpin dilihat prilakunya dan dia harus mencontohkan bagi orang disekelilingnya termasuk istri dan anaknya.. tapi klo konteksnya manusia adalah hamba dari Sang Pencipta.., semua haru seperti yang di tulis kamu...

    • Lihat 1 Respon

  • Komentator Ngasal
    Komentator Ngasal
    1 tahun yang lalu.
    Lelaki yang baik adalah lelaki yang mau...