Fenomena Dimas Kanjeng

eMHa Pratomo
Karya eMHa Pratomo Kategori Renungan
dipublikasikan 05 Oktober 2016
Fenomena Dimas Kanjeng

Dimas Kanjeng adalah cermin bagi sebagian manusia Indonesia. Seorang yang sakti yang katanya mampu menawarkan kemudahan kekayaan, panjang umur dan kebarokahan.

Dimas Kanjeng merupakan jiwa sebagian rakyat Indonesia yang bermimpi kaya tanpa bekerja keras, panjang umur seketika, sehat bahagia tanpa usaha.

Potret potret manusia macam inilah yang kerap dimanfaatkan oleh oknum macam Dimas Kanjeng. Akan selalu ada oknum seperti ini manakala mental dan jiwa sebagian orang Indonesia yang selalu lapar untuk kaya secara instan.

Klenik, mengesampingkan logika dan gampang percaya adalah sifat sifat yang paling gampang dimanipulasi.
Tak habis pikir bagaimana seorang pengusaha wanita dengan entengnya menyerahkan 300 Miliar kepada Dimas Kanjeng dengan janji akan digandakan dan janji panjang umur. 300 M itu duit semua bukannya daun. Belum lagi korban lain yang tertipu juga ratusan miliar. Si pengusaha ini, jangankan uangnya berhasil digandakan. Kenyataannya justru jiwanya melayang yang menurut berita karena diracun oleh orang suruhan Dimas Kanjeng.

Coba kalo dipikir, bagaimana mungkin yang namanya penggandaan uang itu bisa dilakukan. Misalnya dari 100 ribu satu lembar menjadi 200 ribu 2 lembar, apakah mungkin. Jelas tidak mungkin! Mengapa?
Karena tidak mungkin ada 2 lembar uang yang benar benar sama. Karena tiap uang kertas mempunyai nomor seri yang berbeda. Apakah mungkin Dimas Kanjeng sudah punya booking nomor seri uang kertas di Bank Indonesia?
Hanya orang gila yang menjawab iya.

Selain Dimas Kanjeng, banyak iklan lain entah di koran atau di internet tentang orang yang mampu menggandakan uang. Iklan ini terus tumbuh subur karena apa? Karena masih banyak orang yang percaya akan kemuskyilan ini. Selama orang Indonesia masih percaya akan hal hal omong kosong semacam ini maka manusia macam Dimas Kanjeng akan selalu hadir di tengah masyarakat.

Selalu gunakan otak anda, bukan yang lain.
Salam Logika.

eMHaPe

  • view 173