Bermimpi Ketinggian; Punya Penghasilan dari Blog

Aliyul Murtadlo
Karya Aliyul Murtadlo Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 30 Desember 2016
Bermimpi Ketinggian; Punya Penghasilan dari Blog

Katanya Internet itu bisa menghasilkan uang. "Katanya". Mengapa "katanya?" Soalnya saya belum menemukan orang yang benar-benar menghasilkan dari internet.

Rumor internet menghasilkan duit itu sudah saya terima sejak SMA kelas XI. Mungkin hampir enam tahun yang lalu. Sampai-sampai buku milik temanku SMA itu masih kubawa sampai sekarang. Aku hafal betul nama penulis dan judulnya. "Fajar Y Zebua; Meraup Dollar dari Internet". 

Setelah sekian lama ngeblog, aku tidak bisa menhasilkan artikel yang baik. Ya, bisa dilihat hasilnya. Tulisanku hanya dilihat sekali sehari dalam keadaan normal. Jika ada artikel baru yang aku share ke facebook, hasiilnya mentok 50 tayangan. Jumlah segitu pun aku tidak yakin dari klik pembaca. Pasti ada klik yang terhitung dari mouse-ku juga.

Karena blog saya kayak gado-gado. Semuanya campur jadi satu, dari pelajaran sekolah waktu SMA, tugas kuliah, artikel bebas, puisi, cerita pendek, bahkan genre berita. Karena sangatcampur aduk, aku memutuskan untuk memisah menjadi dua blog. Blog pertama aliyulmurtadlo.blogspot.com, yang kayak gado-gado tadi, dan sekarang masih gado-gado. Blog kedua bertema mahasiswa, intelektualpergerakan.blogspot.com

Alasan blogku dipisah jadi dua terinspirasi dari buku juga. Sepatutnya blog itu spesifik. Nah, kehidupanku di dunia kampus aku masukkan di blog kedua. Sedangkan blog pertama, nano-nanonya masih kuat. Meski begitu, blog saya yang pertama memiliki pengunjung yang pasti setiap harinya. Postinganku masuk dalam peringkat keempat jika kamu searching "klasifikasi tumbuhan monokotil". Gara-gara  itulah, blog yang gado-gado mau arahkan ke Biologi saja.

Awal misah bisa mengisi lumaya rutin, seminggu dua kali. Terutama untuk blog saya yang kudua. Maklum lah, kala itu saya sedang menggebu-gebu dengan dunia mahasiswa saya. Meski semester saya tidak lagi muda. Berbagai agenda saya tulis ringkasannya, sesekali menulis pikiran-pikiran mahasiswa.

Tapi sayang, rutinitas itu ilang terhapus malas. Plass. Sebenarnya bergeser tempat nulis aja. Hanya saja, media tulisan itu cukup saya saja lah yang tahu.

Saat rutinitas menulisku hilang, aku teringat inspiratorku berkata "fokus dulu dengan kualitas tulisan, jangan fokus dengan jumlah pengunjung". Sangat bener. Sejalan sama yang diomongkan Pak Kyai di Masjid pas saya lagi jumatan tadi. Kalau berfokus pada kualitas tulisan, sama saja kita itu berbuat kebaikan. Sedangkan ngejar jumlah pengunjung itu termasuk  riya' atau ujub. Kalau dipuji besar kepala, kalau dicemooh murka ke semuanya.  Nah, saya dulu tergolong orang kedua, kalau kamu? Oh iya, ujub itu bikin susah belajar lho.

Kesimpulannya, bermimpi ketinggian punya penghasilan dari blog. Eh, malah aku jadi ketularan goblog.

  • view 185

  • Mochamad Syahrizal
    Mochamad Syahrizal
    5 bulan yang lalu.
    Emang rada susah sekarang dapet penghasilan dari blog secara gamblang khususnya dari Adsense, harus milih-milih topik yang sesuai selera pengunjung juga. Masalahnya topik yang sering dicari pengunjung kebanyakan udah dikuasi orang lain ah kalau diceritain mah panjang sih problemnya. Semangat terus Blogger Indonesia