Impian yang Tak Sejalan

Ahmad Kharis
Karya Ahmad Kharis Kategori Lainnya
dipublikasikan 25 Mei 2016
Impian yang Tak Sejalan

“Nak...kalau besar nanti pengen jadi apa?” tanya pak guru kepada salah satu muridnya yang duduk di bangku paling belakang.

“Pengen jadi pilot pak,” jawab anak kecil itu, polos. Sang guru tersenyum.

Dulu ketika kita masih duduk di bangku sekolah dasar, ketika kita mengenal dunia hanya sebatas apa yang ada dalam penglihatan kita, pasti pernah ditanya tentang impian. Tentu jawaban-jawaban polos akan keluar dari bibir-bibir mungil itu.

Apakah impian itu akan tetap sama seiring berjalannya waktu? Oh tidak...

Impian itu tak hanya milik orang-orang dewasa. Anak kecil juga punya impian. Impian juga tak melulu soal profesi. Impian adalah harapan yang kuat yang harus diperjuangkan.

Ibarat hidup adalah perjalanan maka impian adalah tujuan kita. Dan  jalan itu tak seterusnya lurus dan datar. Ada jalan berkelok-kelok yang harus kita lalui, dan jalan yang menanjak dan turunan curam yang harus dilewati. Ada juga lubang-lubang di sana-sini yang menghambat perjalanan. Intinya perjalanan menuju impian tak selalu mudah, dan tak selalu bisa sampai tujuan.

Suatu sore, ketika sang mentari mulai turun di ufuk barat, di dalam sebuah bus antar propinsi warna ungu muda, di sebelahku duduk seorang pria setengah baya, tubuhnya agak tinggi dan kekar memakai jaket kulit hitam. Tak terasa perbincangan kami semakin akrab saja. Sesekali kami tertawa bersama.

Dari perbincangan itu aku tahu dia adalah seorang tentara. Katanya dulu dia punya impian ingin menjadi seorang guru agama, tapi karena beberapa hal akhirnya dia jadi tentara. Yah dia terlihat bahagia meski impiannya tak tercapai atau belum tercapai tepatnya.

Impian memang bisa gagal dan tak sejalan dengan kenyataan disebabkan oleh beberapa faktor. Tapi usaha dan kerjakeras tetap wajib dilakukan. Entah apa yang dihadapi dalam perjalanan. Allah swt menilai setiap proses yang dijalani step by step. Seperti seorang yang rajin belajar tak selalu mendapat nilai yang memuaskan, namun usahanya mendapat nilai sendiri di sisi-Nya.

Mari terus berusaha, berdoa memohon yang terbaik, dan tawakkal..... usaha ada di tangan kita, tapi tetap hasil ada di tangan-Nya...

Hanya coretan kecil dari seorang pemimpi...

  • view 111