Suka Duka Kerja Sebagai Sosial Media

Eko Wahyulianto
Karya Eko Wahyulianto Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 23 Juni 2017
Suka Duka Kerja Sebagai Sosial Media

Mungkin beberapa diantara kalian masih asing dengan pekerjaan sebagai 'Sosial Media'. Ya, pekerjaan tersebut bisa dibilang mulai marak ketika era digital semakin berkembang, dan pastinya hampir di seluruh perusahaan memiliki divisi ini. Kali ini saya akan bercerita atas pengalaman yang saya dapat ya kurang lebih hampir setengah tahun bekerja sebagai divisi tersebut di salah satu media online yang ada di Indonesia. 

Sebagai tim Sosial Media atau Sosmed, perannya bukan hanya melulu soal jadi admin yang biasanya jadi serangan para user, pembaca atau si calon pembeli. Karena tugas sosmed sendiri juga merangkap layaknya Customer Service (CS) & Public Relation (PR). Bisa dikatakan sebagai CS karena sosmed bertugas untuk melayani mereka-mereka yang melakukan pengaduan, saran, pertanyaan, dsb. Dan dikatakan sebagai PR karena sebagai sosmed pastinya juga melayani secara baik dan siap menjaga ladang bisnisnya dalam dunia sosmed, ketika tim sosmed salah langkah atau seenaknya, pastinya perusahaan tersebut akan tercoreng namanya. Nah disitulah kedua peran dibutuhkan. Bahkan tim sosmed juga memikirkan segala aktivitas "penjualan" untuk memikat user. Caranya bukan hanya melakukan rutinitas postingan suatu produk, artikel, dan lain jenisnya, tapi juga menyiapkan campaign apa yang akan diadakan setiap bulannya, bahkan dalam mingguan juga ada. Persiapannya pun juga nggak gampang, karena harus memikirkan user kita bakal suka yang gimana ya, user kita bakal respon nggak ya, intinya segala hal harus dipikirkan. Rancangan design pun juga tim sosmed yang menyiapkan, nah kudu ahli design juga kan? Ya begitulah. Selain itu, sosmed juga harus jeli menangkap pergerakan user, dalam artian ketika melakukan survey jangan seakan-seakan kelihatan bahwa akan melakukan sebuah survey, mmm gimana ya simplenya sih dalam melakukan survey jangan semata-semata to the point gitu lah. 

Lanjutt, karena saya menjalankan sosmed di media online, pastinya ada traffic yang harus dikejar. Nah, biasanya disini pihak atasan akan ada tuntutan, dimana setiap postingan yang dijalankan tim sosmed ini harus mencapai target, entah dalam share, atau pun klik menuju website. Kenapa like tidak? Karena dalam share secara nggak langsung user mengiklankan pada temannya secara gratis tanpa harus kita mengeluarkan uang, dan menuju website karena traffic disana yang menentukan bayaran kita tiap bulannya. Haha. Jadi gimana pun caranya, tim sosmed harus mengulik sedemikan cantik agar user kita kepincut. Udah tau kan gimana ribetnya? Ya, ribet banget tapi seru. Emang sih bukan mulut yang ngomong, tapi jari dan mata yang siap capek. 

Setelah beribet-ribet, senengnya juga aada dong. Kalau dipikir ya kerja di depan komputer seperti itu, tapi gaji juga alhamdulillah lho. Terus kita juga nggak melulu harus di kantor, karena bosen pasti ada, jadi bisa ngerjain tugas kantor secara mobile dimana aja. Tapi ya gitu, tanggung jawab juga harus dipegang, jangan seenaknya. Terus kamu juga bisa kepoin user-usermu yang bandel itu, apalagi kalau pas dia jomblo. Eittss awas. Dan pastinya kamu juga bakal punya banyak banget pengalaman dan teman baru di dunia maya. Nah teman baru ini bisa dari user yang mana dia cocok dengan pembawaan kita, sampai ada lho yang bener-bener nongol di setiap komentar. Jadi, meski kelihatannya sepele tapi dibalik itu semua wah ajib dah, mungkin yang saya ceritakan hanya gambaran umum saja, pastinya kalian yang pengen kerja di media, pilihan tepat ya jadi anak sosmed. Seru, menantang, dan ajegile dah. 

Kalau ada yang mau tanya-tanya secara detail langsung aja cari nama saya tuh, boleh banget kita berbagi ilmu. Terima kasih gaes.

  • view 30