Lullaby Mimpi

Eko Ragil Ar-Rahman (Linggar Menara)
Karya Eko Ragil Ar-Rahman (Linggar Menara) Kategori Puisi
dipublikasikan 05 Februari 2016
Lullaby Mimpi

Lullaby Mimpi

?

Demikian, seorang anak di pangkuan bunda.

Dan mimpi bersinar kunang-kunang di kepalanya.

?

Sunyi bernyanyi, memenuhi seisi kamar, menggerayangi ventilasi dan jendela.

?

Dia bermimpi macam-macam

Dari penyanyi, model, sampai pengacara.

: tidak terkecuali bidang pelacuran

Daripada membicarakan pacar

Atau ihwal pelukan dan ciuman.

Dia selalu mengoceh impian

?Mimpi adalah nyawa baginya.?

Begitu kata bunda.

?

Demikian, di antara mimpi di kepala.

Dia bermimpi keluarga.

Mereka tersenyum padanya

: atau bersamanya

Dia melihat mimpinya

Selembut bulan.

Sangat menawan.

?

Hei, waktu paling batu.

Lembutkan aku serupa pesut

Agar gesit menyusuri pahit bernama takdir.

Sampai kematian hadir

Aku masih bisa bermimpi

Untuk keluargaku

: dan aku tentunya.

?

Demikian, anak di pangkuan bunda

Dengan mimpi berkerlip di kepala.

Sepertinya, dia tidak peduli kematian

Kematian hanya lagu tidur untuknya.

?

2016

  • view 159