kembali ke Inspirasi (Detik-detik lahirnya Asmaranaloka)

Eko Ragil Ar-Rahman (Linggar Menara)
Karya Eko Ragil Ar-Rahman (Linggar Menara) Kategori Puisi
dipublikasikan 19 Desember 2016
kembali ke Inspirasi (Detik-detik lahirnya Asmaranaloka)

Salam Bahagia semua, saya kembali lagi membuka akun inspirasi.co saya. lama tidak saya buka dikarenakan kegiatan di sana dan sini. dan juga persiapan sesuatu hal. hal apa itu? sebelum itu, mari saya bagikan satu penggal sajak saya tahun ini, sajak yang paling saya sukai.

"Kita hanyalah cerita baru, yang lahir dari ucapan ibu yang mengasihi kita dengan diamnya:

dimana menunggu adalah pencarian, berlari hanyalah hal yang lain. Aku setia duduk di ruang tunggu, mencari dalam waktu mencari kau. sedang kau tetap berlari dengan bayanganmu jauh, iya jauh. Setidaknya, biarkan prosesi menunggu ini menemukanmu. aku akan menemukanmu, untuk kita kembali berkeliling kota yang hingar bingar, mengisi kursi taman yang terlanjur disesaki usia."

(Pelajaran Menjaga)

ini salah salah satu cuplikan puisi saya yang pernah dimuat di salah satu surat kabar terbaik di sumatera, khususnya Riau pada tahun ini. ini menjadi bukti kesetiaan saya dalam menulis puisi. dan sekaligus puisi ini menjadi penyambut bagi buku puisi saya yang pertama berjudul Asmaranaloka.

iya, buku puisi saya yang pertama dengan judul yang tidak biasa. pembaca penasaran dengan maksud judul buku saya itu? silahkan tunggu catatan saya berikutnya :) saya akan jelaskan secara ringkas apakah asmaranaloka itu. dan supaya kalian yakin, di gambar sudah saya tampilkan bentuk rencana cover buku saya dari salah satu penerbit buku di jakarta. selamat melihat, selamat tersesat... :)

 

PS: bagi pembaca yang tertarik dengan isi buku saya, saya menerima PO dari teman-teman pembaca sekalian :) silahkan melalui chat pribadi saya ya. salam pencarian...

 

  • view 127