Trendi Slogan My Trip My Adventure

Eka Rizki
Karya Eka Rizki Kategori Inspiratif
dipublikasikan 16 Maret 2016
Trendi Slogan My Trip My Adventure

Trendi Slogan My Trip My Adventure

Akhir - akhir ini telinga kita semakin akrab dengan slogan "My Trip, My Adventure", ?Media Massa dan Media Sosial booming sekali mendapati kata tersebut. Bukan hanya itu, saking trendy-nya beberapa orang merubah bentuk slogan tersebut sesuai apa yang menjadi aktifitas paling sering dilakoninya. Terlepas dari Baik atau Buruknya esensi dan tujuan para lakon hidup yang percaya dan meyakini slogan "My Trip, My Adventure" tersebut.

?

My Trip, My Adventure artinya Perjalanan Saya, Petualangan Saya, Lebih kurangnya seperti itu. Aktifitas yang dilakukan selalu identik dengan interaksi antara manusia dengan alam bebas. Baik dataran rendah, atau dataran tinggi. Baik itu Hutan Alami yang belum terjama manusia, Hutan biasa, Danau, Kawah, Gua, Gunung, lautan dan ragam macam lainnya yang termasuk dalam kategori Alam.?

?

Secara umum, orang - orang yang berpetualang di alam bebas mempunyai tujuan yang berbeda. Mendekatkan diri dengan alam sebagai salah satu bentuk Mensyukuri Kebesaran-Nya, merefleksikan pikiran dan perasaan. Suasana alam yang sunyi senyap, adem, sejuk, damai, tentram dan jauh dari keramaian bisa menyegarkan kembali pikiran yang kalut dan perasaan yang risau.

?

Selain itu ada juga anonym yang menuturkan, "Jika ingin mengetahui Kepribadian Seseorang, ajaklah dia ke puncak gunung". Benar atau tidak anonym tersebut, faktanya bisa dirasakan oleh pengalaman masing - masing. Lagipula belum ada yang melakukan penelitian dengan data yang tepat untuk membuat benar atau tidaknya anonym tersebut. Setidaknya, akan ada sedikit perbedaan kepribadian seseorang, ?ketika dia berinteraksi dilingkungan yang penuh keramaian dan dilingkungan pegunungan.

?

Pada dasarnya, ada beberapa sifat kepribadian dalam diri seseorang yang dibawa sejak lahir. namun kemudian berubah, Entah bertambah atau berkurang, selepas dirinya berinteraksi dengan lingkungan sosial. Kita dilahirkan kedunia ini sendiri, belum mengenal apa dan bagaimana keadaan dunia yang sesungguhnya.?

?

Tapi, setelah otak merespon kejadian atau fenomena yang ada di dunia, secara tidak sadar kita akan memiliki sikap tersendiri yang menjadi pembeda antara orang satu dengan orang kedua. Itu sebab, Kepribadian seseorang yang "benar - benar" ada dalam dirinya bisa dilihat dan dirasakan ketika berada di sebuah wilayah yang sepi, sunyi, jauh dari keramaian. Seperti halnya, pertama kali dilahirkan ke dunia, yang tak tahu apa dan bagaimana keadaan dunia. Pun kita berperan atas kepribadian yang dibawa sejak lahir di dalam setiap kehidupan. Sebelum pada akhirnya, kepribadian tersebut bias dan terselubung setelah mengenal dogma, stigma, atau pradigma dari lingkungan sosial.

?

Euforia Berpetualang di Alam.

Memang senang dan menikmati suasana, ketika bermalam (camp) di alam bersama teman - teman. Mau itu di hutan, Gunung, Laut, Danau atau Kawah. Tapi tidak didalam Gua. Saking menikmati suasana alam, terkadang kita suka lupa dengan norma - norma etika berinteraksi dengan alam. Tidak semua, yang seperti itu biasanya dilakukan kebanyakan orang yang bermalam dialam dengan tujuan Hiburan. Beda makna dengan Liburan dan hanya menunggu sunset, sunrise atau mencari tempat indah untuk berfoto.

?

Mengambil gambar (Foto) di alam bebas memang tidak dilarang dan tidak akan pernah ada yang melarang. Justru itu hal yang bagus, supaya menarik perhatian orang lain agar bisa lebih dekat dengan alam. Mendekatkan diri dengan alam dan mengeksplorasi kekaguman kita terhadap alam jangan sampai terlalu Euforia. Sehingga membuat pikiran kita terpaku untuk mendekatkan diri saja kepada alam. Tanpa mencintai Alamnya.

?

Pendidikan : My Trip, My Adventure.

Dalam perjalanan ke alam bebas. Kita mendapat banyak pengalaman, rintangan, hambatan, vanda serta tawa menjadi ukiran pelangi. Selepas sampai di tempat tujuan. Misalnya, tujuan adalah puncak Gunung.

?

Trendi Slogan My Trip My Adventure

?

Akhir - akhir ini telinga kita semakin akrab dengan slogan "My Trip, My Adventure", ?Media Massa dan Media Sosial booming sekali mendapati kata tersebut. Bukan hanya itu, saking trendy-nya beberapa orang merubah bentuk slogan tersebut sesuai apa yang menjadi aktifitas paling sering dilakoninya. Terlepas dari Baik atau Buruknya esensi dan tujuan para lakon hidup yang percaya dan meyakini slogan "My Trip, My Adventure" tersebut.

?

?

?

My Trip, My Adventure artinya Perjalanan Saya, Petualangan Saya, Lebih kurangnya seperti itu. Aktifitas yang dilakukan selalu identik dengan interaksi antara manusia dengan alam bebas. Baik dataran rendah, atau dataran tinggi. Baik itu Hutan Alami yang belum terjama manusia, Hutan biasa, Danau, Kawah, Gua, Gunung, lautan dan ragam macam lainnya yang termasuk dalam kategori Alam.?

?

?

?

Secara umum, orang - orang yang berpetualang di alam bebas mempunyai tujuan yang berbeda. Mendekatkan diri dengan alam sebagai salah satu bentuk Mensyukuri Kebesaran-Nya, merefleksikan pikiran dan perasaan. Suasana alam yang sunyi senyap, adem, sejuk, damai, tentram dan jauh dari keramaian bisa menyegarkan kembali pikiran yang kalut dan perasaan yang risau.

?

?

?

Selain itu ada juga anonym yang menuturkan, "Jika ingin mengetahui Kepribadian Seseorang, ajaklah dia ke puncak gunung". Benar atau tidak anonym tersebut, faktanya bisa dirasakan oleh pengalaman masing - masing. Lagipula belum ada yang melakukan penelitian dengan data yang tepat untuk membuat benar atau tidaknya anonym tersebut. Setidaknya, akan ada sedikit perbedaan kepribadian seseorang, ?ketika dia berinteraksi dilingkungan yang penuh keramaian dan dilingkungan pegunungan.

?

?

?

Pada dasarnya, ada beberapa sifat kepribadian dalam diri seseorang yang dibawa sejak lahir. namun kemudian berubah, Entah bertambah atau berkurang, selepas dirinya berinteraksi dengan lingkungan sosial. Kita dilahirkan kedunia ini sendiri, belum mengenal apa dan bagaimana keadaan dunia yang sesungguhnya.?

?

?

?

Tapi, setelah otak merespon kejadian atau fenomena yang ada di dunia, secara tidak sadar kita akan memiliki sikap tersendiri yang menjadi pembeda antara orang satu dengan orang kedua. Itu sebab, Kepribadian seseorang yang "benar - benar" ada dalam dirinya bisa dilihat dan dirasakan ketika berada di sebuah wilayah yang sepi, sunyi, jauh dari keramaian. Seperti halnya, pertama kali dilahirkan ke dunia, yang tak tahu apa dan bagaimana keadaan dunia. Pun kita berperan atas kepribadian yang dibawa sejak lahir di dalam setiap kehidupan. Sebelum pada akhirnya, kepribadian tersebut bias dan terselubung setelah mengenal dogma, stigma, atau pradigma dari lingkungan sosial.

?

?

?

Euforia Berpetualang di Alam.

?

Memang senang dan menikmati suasana, ketika bermalam (camp) di alam bersama teman - teman. Mau itu di hutan, Gunung, Laut, Danau atau Kawah. Tapi tidak didalam Gua. Saking menikmati suasana alam, terkadang kita suka lupa dengan norma - norma etika berinteraksi dengan alam. Tidak semua, yang seperti itu biasanya dilakukan kebanyakan orang yang bermalam dialam dengan tujuan Hiburan. Beda makna dengan Liburan dan hanya menunggu sunset, sunrise atau mencari tempat indah untuk berfoto.

?

?

?

Mengambil gambar (Foto) di alam bebas memang tidak dilarang dan tidak akan pernah ada yang melarang. Justru itu hal yang bagus, supaya menarik perhatian orang lain agar bisa lebih dekat dengan alam. Mendekatkan diri dengan alam dan mengeksplorasi kekaguman kita terhadap alam jangan sampai terlalu Euforia. Sehingga membuat pikiran kita terpaku untuk mendekatkan diri saja kepada alam. Tanpa mencintai Alamnya.

?

?

?

Pendidikan : My Trip, My Adventure.

?

Dalam perjalanan ke alam bebas. Kita mendapat banyak pengalaman, rintangan, hambatan, vanda serta tawa menjadi ukiran pelangi. Selepas sampai di tempat tujuan. Misalnya, tujuan adalah puncak Gunung.

?

?

?

?

Dalam proses yang kita lalui selama diperjalanan, kita tidak akan tahu dan tidak akan pernah bisa memprediksi rintangan atau hambatan yang akan kita hadapi diperjalanan. Untuk mensiasati hambatan atau rintangan, kita harus mempersiapkan alat - alat sesuai Standar Operasional Pribadi (SOP) . Supaya, rintangan dan hambatan yang akan kita hadapi di perjalanan tidak akan membuat kita panik dan kembali ke titik start.?

?

Proses perjalanan yang kita hadapi akan terasa indah, jika kita melakukannya dengan penuh keyakinan dan kesabaran. Walau tak menutup kemungkinan, target finish atau tujuan akhir kita tahu adalah Puncak Gunung. Tetap saja, selama dalam proses perjalan kita waspada dan hati - hati. Setelah dirasa cukup istirahat, menikmati suasana puncak gunung dan telah siap kembali, Tentu akan kembali turun gunung.

?

Begitu pula dalam dunia pendidikan. Orang - orang terdidik tahu apa yang seharusnya mereka lakukan. mengutip apa yang dikagakan oleh anis baswedan, "meraih masa depan bukan hanya untuk Anda sendiri tapi untuk kemajuan Republik, untuk kemajuan bangsa?. Ilmu yang kita dapat sekecil apapun, baiknya disebarluaskan, diimplemtasikan dan diaplikasikan dalam kehidupan lewat pengabdian kepada masyarakat.?

?

Sangat disayangkan, jika kita bertahun - tahun mencari ilmu dan hanya berujung pada sebuah aktifitas (baca: sebagai pekerja) layaknya di dunia industri. Memang tidak salah. Berikut pengabdian kepada masyarakat, salah satu cara yang akan dirasakan oleh Masyarakat atas ilmu dan pengetahuan yang telah kita dapatkan. Banyak orang - orang terdidik yang mempunyai ide dan gagasan, namun tidak berakhir pada aplikasinya.?

?

Mencintai Alam, Hoby bermalam di alam itu bagus dan itu merupakan sebuah Modal. Modal filosopi proses perjalanan menuju sebuah titik target alam lalu kemudian kembali ke tempat semula. Seperti apa yang dikatakan Anis Baswedan, Bahwa impian untuk masa depan bukan hanya untuk kemajuan diri sendiri saja. Tapi juga untuk kepentingan Republik Indonesia, untuk kemajuan bangsa.?

?

Hakikatnya orang yang melakukan Adventure (berpetualang di alam), melulu dilakukan lebih dari satu orang. Otomatis pencapaian tujuan atau target adalah kepentingan bersama (team). Sikap untuk meraih masa depan untuk kemajuan bangsa (kemajuan bersama/umum), dalam proses perjalanan adventure sudah tertanam.?

?

Siloka My Adventure.

Semoga, Kita semua tidak tergolongkan sebagai manusia yang mementingkan kepribadian pribadi, ide serta gagasan yang tidak berujung satu sentimeter didepan mulut saja. Proses selama perjalanan hidup yang kita tempuh terhadap mencapai sebuah tujuan, adalah Proses aktifasi interaksi. Bukan persoalan kepuasan teruntuk diri pribadi saja.?

?

Oleh karena itu, setiap hal yang kita alami, setiap proses yang kita lewati harus dimaknai. Selepas memaknai, implementasikan dan aplikasikan dalam abdi masyarakat. Lantas pula, Kita jangan lupa untuk memikirkan dan membangun kemajuan bersama - sama tempat atau kampung kelahiran kita. Dengan Begitu, pembangunan yang Akhir - akhir ini telinga kita semakin akrab dengan slogan "My Trip, My Adventure", ?Media Massa dan Media Sosial booming sekali mendapati kata tersebut. Bukan hanya itu, saking trendy-nya beberapa orang merubah bentuk slogan tersebut sesuai apa yang menjadi aktifitas paling sering dilakoninya. Terlepas dari Baik atau Buruknya esensi dan tujuan para lakon hidup yang percaya dan meyakini slogan "My Trip, My Adventure" tersebut.

?

?

My Trip, My Adventure artinya Perjalanan Saya, Petualangan Saya, Lebih kurangnya seperti itu. Aktifitas yang dilakukan selalu identik dengan interaksi antara manusia dengan alam bebas. Baik dataran rendah, atau dataran tinggi. Baik itu Hutan Alami yang belum terjama manusia, Hutan biasa, Danau, Kawah, Gua, Gunung, lautan dan ragam macam lainnya yang termasuk dalam kategori Alam.?

?

Secara umum, orang - orang yang berpetualang di alam bebas mempunyai tujuan yang berbeda. Mendekatkan diri dengan alam sebagai salah satu bentuk Mensyukuri Kebesaran-Nya, merefleksikan pikiran dan perasaan. Suasana alam yang sunyi senyap, adem, sejuk, damai, tentram dan jauh dari keramaian bisa menyegarkan kembali pikiran yang kalut dan perasaan yang risau.

?

Selain itu ada juga anonym yang menuturkan, "Jika ingin mengetahui Kepribadian Seseorang, ajaklah dia ke puncak gunung". Benar atau tidak anonym tersebut, faktanya bisa dirasakan oleh pengalaman masing - masing. Lagipula belum ada yang melakukan penelitian dengan data yang tepat untuk membuat benar atau tidaknya anonym tersebut. Setidaknya, akan ada sedikit perbedaan kepribadian seseorang, ?ketika dia berinteraksi dilingkungan yang penuh keramaian dan dilingkungan pegunungan.

?

Pada dasarnya, ada beberapa sifat kepribadian dalam diri seseorang yang dibawa sejak lahir. namun kemudian berubah, Entah bertambah atau berkurang, selepas dirinya berinteraksi dengan lingkungan sosial. Kita dilahirkan kedunia ini sendiri, belum mengenal apa dan bagaimana keadaan dunia yang sesungguhnya.?

?

Tapi, setelah otak merespon kejadian atau fenomena yang ada di dunia, secara tidak sadar kita akan memiliki sikap tersendiri yang menjadi pembeda antara orang satu dengan orang kedua. Itu sebab, Kepribadian seseorang yang "benar - benar" ada dalam dirinya bisa dilihat dan dirasakan ketika berada di sebuah wilayah yang sepi, sunyi, jauh dari keramaian. Seperti halnya, pertama kali dilahirkan ke dunia, yang tak tahu apa dan bagaimana keadaan dunia. Pun kita berperan atas kepribadian yang dibawa sejak lahir di dalam setiap kehidupan. Sebelum pada akhirnya, kepribadian tersebut bias dan terselubung setelah mengenal dogma, stigma, atau pradigma dari lingkungan sosial.

?

Euforia Berpetualang di Alam.

?

Memang senang dan menikmati suasana, ketika bermalam (camp) di alam bersama teman - teman. Mau itu di hutan, Gunung, Laut, Danau atau Kawah. Tapi tidak didalam Gua. Saking menikmati suasana alam, terkadang kita suka lupa dengan norma - norma etika berinteraksi dengan alam. Tidak semua, yang seperti itu biasanya dilakukan kebanyakan orang yang bermalam dialam dengan tujuan Hiburan. Beda makna dengan Liburan dan hanya menunggu sunset, sunrise atau mencari tempat indah untuk berfoto.

?

Mengambil gambar (Foto) di alam bebas memang tidak dilarang dan tidak akan pernah ada yang melarang. Justru itu hal yang bagus, supaya menarik perhatian orang lain agar bisa lebih dekat dengan alam. Mendekatkan diri dengan alam dan mengeksplorasi kekaguman kita terhadap alam jangan sampai terlalu Euforia. Sehingga membuat pikiran kita terpaku untuk mendekatkan diri saja kepada alam. Tanpa mencintai Alamnya.

?

Pendidikan : My Trip, My Adventure.

?

Dalam perjalanan ke alam bebas. Kita mendapat banyak pengalaman, rintangan, hambatan, vanda serta tawa menjadi ukiran pelangi. Selepas sampai di tempat tujuan. Misalnya, tujuan adalah puncak Gunung.

?

Trendi Slogan My Trip My Adventure

?

Akhir - akhir ini telinga kita semakin akrab dengan slogan "My Trip, My Adventure", ?Media Massa dan Media Sosial booming sekali mendapati kata tersebut. Bukan hanya itu, saking trendy-nya beberapa orang merubah bentuk slogan tersebut sesuai apa yang menjadi aktifitas paling sering dilakoninya. Terlepas dari Baik atau Buruknya esensi dan tujuan para lakon hidup yang percaya dan meyakini slogan "My Trip, My Adventure" tersebut.

?

My Trip, My Adventure artinya Perjalanan Saya, Petualangan Saya, Lebih kurangnya seperti itu. Aktifitas yang dilakukan selalu identik dengan interaksi antara manusia dengan alam bebas. Baik dataran rendah, atau dataran tinggi. Baik itu Hutan Alami yang belum terjama manusia, Hutan biasa, Danau, Kawah, Gua, Gunung, lautan dan ragam macam lainnya yang termasuk dalam kategori Alam.?

?

Secara umum, orang - orang yang berpetualang di alam bebas mempunyai tujuan yang berbeda. Mendekatkan diri dengan alam sebagai salah satu bentuk Mensyukuri Kebesaran-Nya, merefleksikan pikiran dan perasaan. Suasana alam yang sunyi senyap, adem, sejuk, damai, tentram dan jauh dari keramaian bisa menyegarkan kembali pikiran yang kalut dan perasaan yang risau.

?

Selain itu ada juga anonym yang menuturkan, "Jika ingin mengetahui Kepribadian Seseorang, ajaklah dia ke puncak gunung". Benar atau tidak anonym tersebut, faktanya bisa dirasakan oleh pengalaman masing - masing. Lagipula belum ada yang melakukan penelitian dengan data yang tepat untuk membuat benar atau tidaknya anonym tersebut. Setidaknya, akan ada sedikit perbedaan kepribadian seseorang, ?ketika dia berinteraksi dilingkungan yang penuh keramaian dan dilingkungan pegunungan.

?

Pada dasarnya, ada beberapa sifat kepribadian dalam diri seseorang yang dibawa sejak lahir. namun kemudian berubah, Entah bertambah atau berkurang, selepas dirinya berinteraksi dengan lingkungan sosial. Kita dilahirkan kedunia ini sendiri, belum mengenal apa dan bagaimana keadaan dunia yang sesungguhnya.?

?

Tapi, setelah otak merespon kejadian atau fenomena yang ada di dunia, secara tidak sadar kita akan memiliki sikap tersendiri yang menjadi pembeda antara orang satu dengan orang kedua. Itu sebab, Kepribadian seseorang yang "benar - benar" ada dalam dirinya bisa dilihat dan dirasakan ketika berada di sebuah wilayah yang sepi, sunyi, jauh dari keramaian. Seperti halnya, pertama kali dilahirkan ke dunia, yang tak tahu apa dan bagaimana keadaan dunia. Pun kita berperan atas kepribadian yang dibawa sejak lahir di dalam setiap kehidupan. Sebelum pada akhirnya, kepribadian tersebut bias dan terselubung setelah mengenal dogma, stigma, atau pradigma dari lingkungan sosial.

?

?

Euforia Berpetualang di Alam.

?

Memang senang dan menikmati suasana, ketika bermalam (camp) di alam bersama teman - teman. Mau itu di hutan, Gunung, Laut, Danau atau Kawah. Tapi tidak didalam Gua. Saking menikmati suasana alam, terkadang kita suka lupa dengan norma - norma etika berinteraksi dengan alam. Tidak semua, yang seperti itu biasanya dilakukan kebanyakan orang yang bermalam dialam dengan tujuan Hiburan. Beda makna dengan Liburan dan hanya menunggu sunset, sunrise atau mencari tempat indah untuk berfoto.

?

Mengambil gambar (Foto) di alam bebas memang tidak dilarang dan tidak akan pernah ada yang melarang. Justru itu hal yang bagus, supaya menarik perhatian orang lain agar bisa lebih dekat dengan alam. Mendekatkan diri dengan alam dan mengeksplorasi kekaguman kita terhadap alam jangan sampai terlalu Euforia. Sehingga membuat pikiran kita terpaku untuk mendekatkan diri saja kepada alam. Tanpa mencintai Alamnya.

?

Pendidikan : My Trip, My Adventure.

?

Dalam perjalanan ke alam bebas. Kita mendapat banyak pengalaman, rintangan, hambatan, vanda serta tawa menjadi ukiran pelangi. Selepas sampai di tempat tujuan. Misalnya, tujuan adalah puncak Gunung.

?

Dalam proses yang kita lalui selama diperjalanan, kita tidak akan tahu dan tidak akan pernah bisa memprediksi rintangan atau hambatan yang akan kita hadapi diperjalanan. Untuk mensiasati hambatan atau rintangan, kita harus mempersiapkan alat - alat sesuai Standar Operasional Pribadi (SOP) . Supaya, rintangan dan hambatan yang akan kita hadapi di perjalanan tidak akan membuat kita panik dan kembali ke titik start.?

?

Proses perjalanan yang kita hadapi akan terasa indah, jika kita melakukannya dengan penuh keyakinan dan kesabaran. Walau tak menutup kemungkinan, target finish atau tujuan akhir kita tahu adalah Puncak Gunung. Tetap saja, selama dalam proses perjalan kita waspada dan hati - hati. Setelah dirasa cukup istirahat, menikmati suasana puncak gunung dan telah siap kembali, Tentu akan kembali turun gunung.

?

Begitu pula dalam dunia pendidikan. Orang - orang terdidik tahu apa yang seharusnya mereka lakukan. mengutip apa yang dikagakan oleh anis baswedan, "meraih masa depan bukan hanya untuk Anda sendiri tapi untuk kemajuan Republik, untuk kemajuan bangsa?. Ilmu yang kita dapat sekecil apapun, baiknya disebarluaskan, diimplemtasikan dan diaplikasikan dalam kehidupan lewat pengabdian kepada masyarakat.?

?

Sangat disayangkan, jika kita bertahun - tahun mencari ilmu dan hanya berujung pada sebuah aktifitas (baca: sebagai pekerja) layaknya di dunia industri. Memang tidak salah. Berikut pengabdian kepada masyarakat, salah satu cara yang akan dirasakan oleh Masyarakat atas ilmu dan pengetahuan yang telah kita dapatkan. Banyak orang - orang terdidik yang mempunyai ide dan gagasan, namun tidak berakhir pada aplikasinya.?

?

Mencintai Alam, Hoby bermalam di alam itu bagus dan itu merupakan sebuah Modal. Modal filosopi proses perjalanan menuju sebuah titik target alam lalu kemudian kembali ke tempat semula. Seperti apa yang dikatakan Anis Baswedan, Bahwa impian untuk masa depan bukan hanya untuk kemajuan diri sendiri saja. Tapi juga untuk kepentingan Republik Indonesia, untuk kemajuan bangsa.?

?

Hakikatnya orang yang melakukan Adventure (berpetualang di alam), melulu dilakukan lebih dari satu orang. Otomatis pencapaian tujuan atau target adalah kepentingan bersama (team). Sikap untuk meraih masa depan untuk kemajuan bangsa (kemajuan bersama/umum), dalam proses perjalanan adventure sudah tertanam.?

?

Siloka My Adventure.

?

Semoga, Kita semua tidak tergolongkan sebagai manusia yang mementingkan kepribadian pribadi, ide serta gagasan yang tidak berujung satu sentimeter didepan mulut saja. Proses selama perjalanan hidup yang kita tempuh terhadap mencapai sebuah tujuan, adalah Proses aktifasi interaksi. Bukan persoalan kepuasan teruntuk diri pribadi saja.?

?

Oleh karena itu, setiap hal yang kita alami, setiap proses yang kita lewati harus dimaknai. Selepas memaknai, implementasikan dan aplikasikan dalam abdi masyarakat. Lantas pula, Kita jangan lupa untuk memikirkan dan membangun kemajuan bersama - sama tempat atau kampung kelahiran kita. Dengan Begitu, pembangunan yang merata sesuai Tujuan Negara yang tertera dalam alinea UUD 1945 akan tercapai. "Perjalanan saya, Petualangan Saya" dan "Petualangan saya, Pengabdian untuk rakyat". Amin.merata sesuai Tujuan Negara yang tertera dalam alinea UUD 1945 akan tercapai. "Perjalanan saya, Petualangan Saya" dan "Petualangan saya, Pengabdian untuk rakyat". Amin.

?

  • view 503