Anginpun Datang Menerpa Kalbu

Edy Priyatna
Karya Edy Priyatna Kategori Puisi
dipublikasikan 05 April 2018
Anginpun Datang Menerpa Kalbu

Anginpun Datang Menerpa Kalbu
Puisi : Edy Priyatna


Sebentuk noktah hitam kau lihat

nan berada dari kejauhan

tanpa kau sadari perlahan datang menghampirimu

berpacu dengan perputaran bumi

bila tiba saatnya jelas nyata bagimu

karena titik kecil merupakan lingkaran besar dapat menelan dirimu

terbang tinggi ke angkasa

melayang mencoba merangkai awan

nan amat indah mengisi kehampaan sunyi

melukis langit biru dengan jiwaku

mengusik keheningan senyap

meninggalkan kota kelahiranku

 

Singgah sebentar di kotamu atas ijinMu 

mengusikku hingga larut mendesak

lalu aku masuk keperaduan

ingin kututup semua pintu jiwa berbaring sendiri di atas tilam putih

tersentak kumendengar rintik hujan di luar

anginpun datang menerpa kalbu

ketika kuintip dari balik jendela ternyata bintangku sirna telah kembali

walau samar kulihat sinarmu

bilangan terus menjulang menembus mega putih di langit biru

bergulir secara tak pasti maju mundur tiada henti

melahirkan kecemasan hati hingga menimbulkan pertanyaan

apakah hidup ini penanggalan selalu bisu

 

(Pondok Petir, 27 Maret 2015)

  • view 62