Anugerah Asmara

Edy Priyatna
Karya Edy Priyatna Kategori Puisi
dipublikasikan 02 Maret 2018
Anugerah Asmara

Anugerah Asmara

Puisi : Edy Priyatna

 

Guncangan jiwaku nan telah kau rasakan selama ini adalah getaran hati

kecil selalu merindu di kala senja menjelang telah membukakan mataku

kemarin orang berdiskusi disebuah kamar besar kata tentang bingkisan

untuk kota kesukaan mereka sebagai ungkapan rasa tanda terima kasih

nilanya langit cerah sinar mentari putih mega sejuk semilir bayu saat ini

awal hari indah kota kemuliaan langit terang membiru cerah sang surya

 

Mulai memancarkan sinarnya udaranya segar menyejukkan jiwa sukma

daun-daun pepohonan basah bergairah unggaspun bernyanyi riang ada

banyak keindahan di sini tak mungkin bisa kau tepis jangan coba desak

cipta semakin hebat membahas dengan debat saling berteriak berkelit

berebut saling ambisi ketika malam mulai larut cuaca tengah cerah urai

merekah sang kota tersenyum mendengarkan merubah wajah tersentuh

 

Menjadi haru tatkala terdengar suara satu mereka berharap memaksaku

besok kota akan terkejut terperanjat senang ketika membuka buku-buku

hadiah orang-orang karena isinya meledak untuk menyalahi melupakan

memandang keikhlasan hatimu ketulusan cinta suci murni akan terpikir

terkenang selama-lama hingga ajal datang menyongsong menjemput

terang harinya terik mentari sedikit menyengat terlihat jelas langit tegas

 

(Pondok Petir, 05 Oktober 2015)

  • view 29