Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 23 Februari 2018   09:36 WIB
Jangan Sampai Kau Terlena

Jangan Sampai Kau Terlena

Puisi : Edy Priyatna

 

Menanti hujan perca
mungkin sampai bilamana
kusalahkan setiap wajahmu
nan pernah singgah

walau tanpa persatuanku
kekal apapun aku denganmu

Lega setiap rintik gerimis
nan jatuh mendetik
hardik sepiku dalam hati
menorehkan kata-kata
lawaskah derasmu

jangan ada dapat memisahkan kita

 

Tenang setiap rintik-rintik hujan
nan kulihat sebagai kaum
macam mengiring perjalananku
selagi grahapun jadi perahu
warga sebagai pengemudi
goda ke seribu maksud

 

Jangan-jangan gerimis
nan kini menjadi lebat
sebagaimana sedang melihat
serupa sedang mengantar
mencacak diriku hanyut
setakat ke laut jauh

 

Selesei kau bermimpi elok
berkaitan tentang saya
peristiwa masa depan damai
jangan sampai kau terlena
hari-hari tidak akan sesuai
membentuk dirimu kian ternoda

(Pondok Petir, 10 Oktober 2013)

Karya : Edy Priyatna