Citra Diri

Dwi Ratih Mega Nastri
Karya Dwi Ratih Mega Nastri Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 31 Januari 2016
Citra Diri

Maraknya sosial media kenyataannya telah menjadikan orang lebih mudah berekspresi dan berbicara. Tapi pernah terpikir gak, kalau semua yang kita posting itu menciptakan pandangan orang lain tentang diri kita? Pernah menyadari gak, kalau 'kicauan' kita itu akan menjadi cerminan diri kita? Dunia memang sudah berubah, yang maya menjadi nyata.

I can know the real someone from this world of cyber

Memang benar, menjadi diri sendiri itu sangat penting. Tapi jangan lupa pula bahwa hal pertama yang akan dikenang orang tentang kita adalah citra diri. Bukankah kita juga seperti itu pada orang lain? Mengetahui kepribadian seseorang dari tindakan dan kata-katanya. Bahkan seringkali kita men-judge orang lain karena perilaku dan ucapannya.

Mungkin karena memang citra (gambaran;?image) ini adalah 'pakaian' dari diri setiap orang. Memilih pakaian yang akan kita pakai, itu adalah hak kita. Tapi tidakkah memakai pakaian yang baik akan lebih enak dipandang mata oleh orang yang melihatnya?

Sejatinya kita tidak harus membuat orang lain suka dengan apa yang kita lakukan. Tapi sekali lagi, ini menyangkut citra diri, yang bisa dibilang sangat besar pengaruhnya dalam pergaulan dan kehidupan kita. Apalagi pada kenyataannya kita adalah adalah makhluk sosial, yang tidak bisa lepas dari pengaruh orang-orang disekitar kita. Bukankah citra diri juga menentukan kualitas diri kita? So... alangkah baiknya kalau kita bisa bersikap dan berbicara yang baik. Atau kalau tidak bisa, mungkin lebih baik diam.

Terkadang pernah terlintas dalam pikiran, apakah aku sedang berpura-pura? Pura-pura baik, pura-pura pintar, pura-pura kaya, pura-pura cantik, dan ?segala bentu kepura-puraan lainnya. Agar citra diri ini baik di mata orang lain. Entah aku sendiri yang berpikir seperti itu, atau orang lain juga menganggapnya demikian. Jujur saja kadang aku sendiri takut membayangkannya. Kalau ternyata aku tidak sebaik yang mereka pikirkan tentangku. Ah.. tapi aku tidak peduli. Toh, yang tau isi hati kita hanya Allah. Yang kutahu aku hanya ingin menjadi orang baik. Dan sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

?

Surabaya,?01/31/2016

-Dalam penantian kedatangan sang adik tercinta dari pulau seberang-?

  • view 226