Merdeka itu dari satu hal

Dwi Cheppy Dharmawan
Karya Dwi Cheppy Dharmawan Kategori Sejarah
dipublikasikan 20 Agustus 2016
Merdeka itu dari satu hal

Tanggal 17 Agustus mulai tahun 1945 dianggap sebagai waktu yang sakral bagi bangsa Indonesia. Pada tanggal tersebut dua manusia yang dicintai banyak manusia menyatakan berdirinya suatu bangsa yang merdeka, bangsa yang diberi nama Indonesia.

Setiap tahunnya pada tanggal 17 agustus selalu identik dengan upacara resmi kenegaraan, syukuran di tingkat masyarakat, lomba-lomba, sampai program-progam yang mengatasnamakan ‘kemerdekaan’ dengan balutan ornamen merah dan putih. Semua selalu diulang dengan ciri yang tidak berubah jauh, termasuk sebuah tanya. Pertanyaan yang sangat setia untuk hadir di hari peringatan kemerdekaan Indonesia. Pertanyaan itu adalah “apa makna merdeka?’

Kali ini saya mau turut enjawab pertanyaan tersebut melalui sebah tulisan. Bagi saya merdeka arti itu adalah kebebasan dari satu hal. Kenapa sih cuma satu? karena kalau saya jawab merdeka itu adalah kebebasan, maka saat rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya berarti semua telah bebas. Padahal kan tetap ada yang membatasi kita dan tidak sepenuhnya bebas. Banyak hal yang tetap membatasi kita meskipun telah menyatakan merdeka, contohnya seperti perjanjian-perjanjian atau hukum internasional. 

Mengapa saya berpikir seperti itu? saya teringat perkataan dosen "jika semua orang memiliki kebebasan yang hakiki maka akan terjadi benturan kebebasan, karena setiap orang memiliki keinginan kebebasan yang berbeda." Dari perkataan itu saya jadi berpikir bahwa sesungguhnya kebebasan itu dibatasi oleh kebebasan orang lain. Contoh sederhana dapat dilihan dalam keluarga, orang tua memiliki kebebasan mengatur anaknya maka mereka menentukan bahwa jam 9 sang anak harus sudah tidur. Selanjutnya sang anak juga memiliki kebebasan, berarti dia bebas kan untuk tidur jam berapa?. Mungkin benturan kebebasan seperti ini yang dimaksud oleh dosen saya

Kembali bicara soal kebebasan dalam konteks sebuah bangsa dan negara. Hal lain yang menunjukan kemerdekaan itu hanya bebas dari satu hal adalah kesusahan hidup. Apakah setelah Indonesia menyatakan merdeka lantasan semua rakyatnya keluar dari hidup yang susah? jawabannya belum semua. Mungkin kehidupan orang berubah lebih baik setelah proklamasi kemerdekaan, tapi tidak signifikan dan berarti kita belum bebas kan dari hidup yang susah? 

Masih banyak sekali contoh yang membuktikan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu bukanlah sebuah kebebasan, melainkan kebebasan dari satu hal. Hal tersebut yang bisa memilih adalah sang insan yang menyatakan kemerdekaannya. Jadi, pada tahun 1945 pada bulan agustus tanggal 17 itu bangsa Indonesia itu menyatakan kebebasannya dari yang namanya penjajahan. Hanya itu.

 

 

  • view 196