Rasulullah Berkisah tentang Neraka

Dwi Ari Normawati
Karya Dwi Ari Normawati Kategori Kisah Inspiratif
dipublikasikan 03 Maret 2016
Rasulullah Berkisah tentang Neraka

#OneDayOneSirah*

3 Maret 2016

?

Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Alhamdulillah Allah masih memberi kita nikmat sehat dan nikmat panjang umur sehingga kita masih bisa mengikuti kisah-kisah teladan Rasulullah Muhammad shallallahu 'alaihi wassallam serta para sahabat beliau ????

??????????? ????? ????? ????????? ?? ????? ??? ?????????

Mari kita nikmati kisah keteladanan Rasulullah....

?

????Rasulullah Berkisah Tentang Neraka ?????

?

Suatu ketika, Rasulullah membaca Firman Allah, "... Neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu..." (Q.S. Al Baqarah, 2: 24)

?

Setelah membacakan ayat itu, Rasulullah mulai menggambarkan tentang neraka, "Api neraka itu dinyalakan selama seribu tahun hingga memerah, seribu tahun hingga memutih, seribu tahun hingga menghitam. Neraka itu hitam legam, nyala apinya tidak pernah padam."

?

Tiba-tiba, seorang pria hitam di hadapan Rasulullah menangis. Jibril turun menemui Rasulullah dan bertanya, "Siapa orang yang menangis di hadapanmu itu?"

?

Rasulullah menjawab, "Seseorang dari negeri Habasyah."

?

Beliau pun memuji orang itu di hadapan Jibril. Setelah itu, beliau kembali membacakan firman Allah kepada para sahabatnya, "Demi keagungan-Ku dan ketinggian-Ku di atas Arasy-Ku, tidak ada mata yang menangis di dunia karena takut kepada-Ku, kecuali Aku perbanyak tertawanya di surga."

?

Sahabat fillahku, Hani' adalah seorang bekas budak Utsman bin Affan. Ia merasa heran sebab Utsman selalu menangis sampai janggutnya basah jika berdiri di sebuah kuburan. Hani' pun bertanya, "Anda mengingat surga dan neraka, tetapi Anda tidak menangis. Namun, jika Anda mengingat kuburan, Anda menangis?"

?

Setelah reda, Utsman bin Affan menjawab, " Sebab, aku mendengar Rasulullah bersabda, 'Kuburan adalah tempat persinggahan pertama akhirat. Kalau seseorang selamat dari azabnya, yang setelah itu akan lebih ringan. Namun, jika seseorang tidak selamat darinya, yang setelahnya akan terasa lebih berat.' Juga mendengar Rasulullah bersabda, 'Tidak pernah aku melihat sebuah pemandangan, kecuali kuburan lebih mengerikan darinya.'"

?

Demikianlah, Rasulullah selalu mengingatkan kita akan tibanya nanti masa kekal di negeri akhirat. Para sahabat mencapai derajat keimanan yang tinggi karena mereka mengingat hal itu terus menerus. Abu Hurairah menangis menjelang ajalnya. Ketika ditanya mengapa, Abu Hurairah menjawab, "...Aku berada di lereng pendakian menuju surga dan neraka. Aku tidak tahu akan digiring ke surga atau neraka." ?????

?

?

Kita nantikan kisah selanjutnya besok ya.....In syaa Allah?????

?

?

? ?# kisah diambil dari buku Muhammad Teladanku jilid 12

?

? Catatan tambahan

?

???? Orang Mukmin Melihat Dosa

Dalam Shahih Imam Bukhari dari Ibnu Mas'ud, Rasulullah bersabda, "Orang mukmin melihat dosa-dosa seakan ia duduk di bawah sebuah gunung, ia takut tertimpa. Adapun orang yang hanyut dalam kemaksiatan melihat dosa-dosanya seperti lalat yang melintasi hidungnya. (Ia hanya mengibaskan tangan untuk mengusirnya)." Dari hadits ini, jelaslah bahwa orang mukmin tidak ?menganggap remeh dosa -dosa kecil seperti apa yang dilakukan orang fasik.

?

# Muhammad salallahu 'alaihi wasallam Teladanku

# ODOS ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

# Siroh Nabawiyyah?

# Spirit Nabawiyyah Community

# Sahabat Siroh

Arin 0819.3206.8533

  • view 169