4 Cara Praktis Mencegah Tagihan Listrik PLN yang Membengkak

dwi andika
Karya dwi andika Kategori Ekonomi
dipublikasikan 31 Januari 2018
4 Cara Praktis Mencegah Tagihan Listrik PLN yang Membengkak

Anda tentu sudah mulai terbiasa dengan fakta tersebut karena sudah mulai dihapus bertahap sejak beberapa bulan yang lalu. Awal-awal memang banyak yang mengeluh dan merasa berat namun perlahan pengguna jasa PLN mau tidak mau akan menyesuaikan diri. Kemudian muncul ide atau keinginan untuk menghemat pemakaian listrik.

Otomatis pemutusan subsidi yang diberlakukan oleh PLN memang sangat efektif, karena bisa membantu menghemat energi listrik yang tersedia. Sebab banyak masyarakat mulai berpikir untuk menghemat pemakaiannya yang berarti penyaluran listrik ke depannya akan menyentuh seluruh daerah, bahkan daerah pedalaman sekalipun. Harapannya memang demikian dan kita sebagai masyarakat Indonesia perlu mendukung harapan tersebut dengan lebih bijak memakai energi listrik.

Selain mempermudah proses pengenalan atau masuknya listrik ke daerah-daerah pedalaman nantinya juga membantu menghemat pengeluaran. Mengingat tagihan listrik bulanan naik sampai ratusan ribu maka ketika pemakaiannya dihemat bisa memangkas puluhan sampai ratusan ribu setiap bulannya. Namun sudahkah Anda tahu caranya? Sebagian orang sudah paham bagaimana menghemat pemakaian listrik namun tidak sedikit pula yang masih bingung dan tidak mengetahui tata cara tersebut.

Cara Praktis Menghemat Tagihan Listrik

Kalau Anda termasuk orang yang tidak paham bagaimana mengontrol tagihan listrik PLN maka cobalah menghemat tagihan ini dengan cara-cara berikut:

1. Bijak memilih daya listrik,
Semakin tinggi daya listrik di rumah otomatis tagihannya lebih mahal, karena memang kebijakan dari PLN demikian. Ditambah lagi Anda semakin lalai dalam mengatur pemakaian elektronik yang sengaja dinyalakan bersamaan. Misalnya memasak dimagicom dengan menyalakan pompa air, sama-sama butuh listrik tinggi sehingga tagihan membengkak. Coba kalau daya listriknya terbatas, dijamin akan dinyalakan secara bergantian supaya listrik tidak jeglek dan tagihan pun ramah di dompet.

2. Cermat memilih jenis elektronik,
Jenis elektronik memang banyak dan sepertinya ketika semuanya disediakan di rumah dijamin tidak ada yang sia-sia karena memang fungsional. Namun bijaklah dalam menentukan pilihan karena sangat disarankan untuk memilih yang hemat listrik. Fitur ini biasanya bisa membuat harga elektronik tersebut membengkak namun ke depannya tagihan listrik cenderung stabil dan efisien. Jadi, Anda berkesempatan melakukan penghematan jangka panjang karena bisa menjadikan tagihan listrik selalu murah.

3. Belajar hidup manual,
Takut tagihan listrik jebol? Mengapa tidak hanya mengurangi melainkan menghentikan penggunaan elektronik tertentu di rumah. sebab beberapa kegiatan yang memakai elektronik sejatinya bisa dilakukan secara manual maka beralihlah ke gaya hidup manual. Misalnya saja untuk mencuci, jual mesin cuci di rumah dan mencucilah memakai tangan. Kulkas membuat listrik boros? Nah, jual saja kulkasnya dan belanja harian sesuai kebutuhan sehingga uang belanja hemat dan tagihan listrik pun berkurang drastis.

4. Batasi jumlah elektronik di rumah,
Menghentikan pemakaian elektronik di rumah secara total memang tidak mungkin dilakukan karena listrik adalah kebutuhan vital di dalam sebuah rumah. Maka bisa memilih untuk membatasi jumlah elektronik dan sediakan yang memang benar-benar membantu. Semisal Anda takut listrik boros karena pemakaian pompa air, sebelum menjualnya pikirkan dulu apakah menguntungkan mengambil air dengan menimba? Kalau memang membuat tubuh semakin reyot baiknya tetap menyediakan pompa air dan hapus elektronik lainnya. Sebab pembatasan jumlah elektronik mencegah pembengkakan tagihan listrik PLN.

  • view 27