5 Ciri Ketuban Pecah yang Harus Diwaspadai

Dwi Aditya Herfiansyah
Karya Dwi Aditya Herfiansyah Kategori Kesehatan
dipublikasikan 07 November 2016
5 Ciri Ketuban Pecah yang Harus Diwaspadai

Ketuban sangatlah penting di dalam kehidupan janin di dalam perut. Cairan ini akan melindungi bayi, memastikan janin bisa bergerak bebas, dan juga melicinkan jalan untuk kelahiran ketika saatnya tiba. Namun ketuban sendiri sangat rentan terhadap kondisi ketuban pecah, yang bisa saja terjadi kapan saja saat Anda sedang hamil. Akibatnya tentu saja sangatlah negatif bagi janin dan Anda sendiri.

Ketuban yang pecah, apalagi jika tak langsung ditindaklanjuti oleh sang ibu, akan membuat janin di dalam perut menjadi lemas dan kekurangan cairan. Kalau ini terus dibiarkan saja, terutama karena sang ibu mungkin tak menyadari hal ini terjadi, maka janin bisa gugur. Ibu pun jadi tak bisa melahirkan secara normal dan harus melakukan operasi caesar.

Jadi bagaimana mendeteksi ketika ketuban ternyata sudah pecah? Waspadai tanda-tandanya berikut ini:

Cairan keluar dari vagina
Cairan yang keluar dari vagina ini terasa seperti ketika datang bulan, merembes dan tak bisa ditahan. Jumlahnya bisa sedikit atau banyak, sehingga biasanya tak selalu disadari oleh para ibu hamil.

Ada yang menetes keluar dari vagina
Cairan ketuban juga bisa saja menetes keluar dalam jumlah yang banyak, tak hanya merembes saja.

Terasa ada yang pecah
Kadang, sang ibu bisa merasa ada gelembung yang meletus pecah di dalam perutnya. Kalau hal ini terjadi, biasanya ada suara meletus yang mengagetkan para ibu.

Ada tekanan di perut bagian bawah
Ketika ketuban tersebut sudah pecah, terasa ada tekanan di bagian bawah perut. Kontraksi pun akan timbul kemudian, yang membuat rasa sakit dan tak nyaman.

Kontraksi
Lanjutan dari adanya tekanan di atas, kontraksi pun timbul, terutama ketika sudah hampir tiba saatnya melahirkan. Sakitnya luar biasa.

Waspadalah dengan ketuban pecah ini karena memang tak banyak ibu yang merasakannya. Akibatnya pun bisa jadi fatal bagi sang janin dan juga ibu sendiri. Makanya, langsung berbaring dan hubungi paramedis. Cegah pula ketuban menjadi pecah dengan menjaga kondisi tubuh. Makan makanan bergizi, minum susu khusus ibu hamil. Dengan kondisi tubuh yang terjaga, ketuban yang meletus pecah bisa dicegah.

sumber

  • view 228