Impian yang (Tak) Diwujudkan

syahril ramadhan
Karya syahril ramadhan Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 12 Agustus 2017
Impian yang (Tak) Diwujudkan

Adalah kita, orang-orang yang memiliki segenap impian yang hendak diwujudkan.

Dalam beberapa momen di dalam hidup, kita tentu pernah merasakan bagaimana bahagianya menerima kenyataan bahwa telah terjadi keselarasan antara harapan yang didambakan dengan kenyataan yang terjadi. Momen-momen seperti itu pasti tersimpan rapi dalam sanubari, membekas dalam rupa kesan penuh makna. Dan terbawa hingga hari ini.

Namun, momen-momen seperti itu tidak selalu terjadi dalam satu-dua kali percobaan. Boleh jadi, butuh kesempatan ketiga, keempat, atau kesekian sehingga apa-apa yang kita inginkan benar-benar menjadi kenyataan.

Satu hal yang perlu kita ingat bahwa tidak semua yang kita inginkan harus terwujud. Sebab, keinginan kita lebih dekat kepada ego yang kadang tak selalu menuntun pada kebaikan. Maka butiran kekecewaan yang pernah membekas, buru-buru kita bersihkan. Kita hanya belum sepenuhnya memahami, bahwa apa-apa yang menjadi impian kita belum tentu baik menurut Tuhan.

Pada akhirnya, prasangka baiklah yang menuntun kita untuk menjadi pribadi yang lebih mendewasa.  

 

  • view 29