Ngarit # Jalan Pacul-Jalan Kemuliaan Tanpa Menjadi Gêmbèlèngan

Duma Rachmat
Karya Duma Rachmat Kategori Filsafat
dipublikasikan 19 Juli 2016
Jalan Pacul-Jalan Kemuliaan Tanpa Menjadi Gembelengan

Jalan Pacul-Jalan Kemuliaan Tanpa Menjadi Gembelengan


Menyibak misteri pacul, bertanam, dan menjadi "rendah."

Kategori Acak

889 Hak Cipta Terlindungi
Ngarit # Jalan Pacul-Jalan Kemuliaan Tanpa Menjadi Gêmbèlèngan

Adalah 'ngarit'.
Aktivitas mencari rumput untuk mencari pakan ternak.
Menebasi rumput dengan arit.

Dialah ngarit.
Yang tujuannya adalah

untuk madosi sukêt (mencari rumput).

Madosi, mencari.
Sukêt itu "supados rumakêt"--supaya menjadi rekat.

Hingga ngarit adalah sarana dan upaya untuk mendekat.
Agar bisa menjadi "dekat dan erat".

Dialah ngarit
--yang ngaturi wirid.

Menghaturkan wirid. Menghaturkan ingatan.
Menyematkan ingatan pada setiap tebasan arit.
Sebab tanpa ingatan pencarian akan lepas di perjalanan.

Dialah ngarit.
Pencarian kedekatan melalui ingatan (wirid).

Pada setiap tebasan arit pada rumput.
Pada setiap ayunan tangan menyapu kedekatan rumput.
Pada setiap jengkal langkah maju menapaki perjalanan.

Berhati-hati dalam perkataan, perbuatan, pikiran dan perasaan. Sebab semua berusaha dipandu agar menjadi hantaran ingatan (wirid).

Tak perlu di-bilang, sebab ingatan itu semestinya seabadi waktu yang berdetak. Sejalan jantung yang berdegup. Selaras nafas dan udara yang mengaliri seluruh permukaan diri.

Biar dekat.
Semakin mendekat,
...dekat dan menjadi erat bersamaNya.

 

  • view 269

  • DEBORA KAREN
    DEBORA KAREN
    1 tahun yang lalu.
    Ngarit??? Ramban tau gak?

  • Anis 
    Anis 
    1 tahun yang lalu.
    wah, seperti ini ya filosofinya.

    • Lihat 19 Respon