Si Kecil Tangguh

dreamy~
Karya dreamy~  Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 19 Februari 2016
Si Kecil Tangguh

Sore itu, aku masih memancing bersama sahabat-sahabat ku di pantai utara Indramayu . Pantai yang dulu mempesona ini, terbentang lebar menjulang bumi pertiwi di bagian utara pulau jawa. Hingga saat ini, aku masih mengagumi keindahan pantai ini, walaupun sudah kotor tercemar oleh polutan laut yang di ciptakan manusia-manusia ?tak berotak?.

Batu-batu tempat ku berpijak kini tidaklah jauh dari kampung halamanku, kampung Astanajapura, yang juga perbatasan dengan daerah Mundu di kota Cirebon. Memancing memang hobi ku. Dari aku masih jadi anak kampung yang kucel, hingga kini semua anak buah ku memanggil ku ?Bos kecil?. Aku senang dengan panggilan itu.

Kail ku yang baru saja di terkam ikan, langsung ku lontarkan kembali melintasi lautan. Suasana memancing sore itu semakin indah saat langit di penuhi oleh beragam burung perairan pantai utara Indramayu ini. Melesat dengan cepat menangkap ikan yang ada di permukaan lautan. Sekejap saja aku teringat cerita masa kecil ku di kampung halaman. Saat aku masih di pelukan ibu menjelang tidur. Dan semangat ayah yang tak pernah terlupakan.

***

?Huaaa.. ibuuuuu?? teriak ku sesenggukan memanggil ibu yang sedang sibuk di dapur.

?ada apa anak ku sayang? Ada yang membuat mu menangis lagi?? Tanya ibu sambil menghentikan aktivitas memasaknya.

?Doni bu..*hiks. mendorong ku hingga jatuh..*hiks. Saat kami sedang bermain di pantai..? jawab ku masih sesenggukan.

?Ooh..jangan menangis ya Deri ku sayang.. mana? Sini ibu obati luka mu..?. Deri adalah nama pemberian dari kakek ku. Aku pun memperlihatkan luka memar ku pada ibu.

?Tahan ya sayang.. ibu akan mengobatinya..?. Dengan obat merah turun temurun kakek ku, ibu dengan penuh kasih mengolesi nya ke lukaku.

?aduuuh! Ibu, perih..?

?Tahan sayang.. tidak lama kok perihnya..?. Tiba-tiba terdengar suara pintu berdenyit. Ternyata ayah, sosok yang paling ku banggakan di kampung ini. kami adalah keluarga kecil. Asep Laksana adalah ayah ku. Ibu ku bernama Fitri Nurmala Sari. Sedangkan aku sendiri Deri Cahya Nugraha.

?Kenapa kamu nak? Di isengin lagi oleh teman-teman mu itu?? Tanya ayah penasaran melihat luka ku.

?iya yah..? jawab ku sambil menahan rasa perih dari obat merah yang di olesi ibu. Tubuh ku yang kecil membuat diri ku di kucilkan oleh teman-teman ku. Hampir setiap hari aku di nakali mereka.

?Sudah..jangan menangis.. Nanti sebelum tidur, ayah akan ceritakan dongeng yang bagus untuk mu.? Bujuk ayah dengan senyumnya yang khas.

?Benar yah? asyiik.. ada dongeng lagi malam ini.? jawab ku kegirangan. Aku memang paling suka mendengar dongeng kreasi ayah ku sendiri. Dongeng yang sederhana, namun sangat berkesan di hati ku.

***

Terang bulan menyinari pertanda malam telah tiba. Di temani sang bintang, bulan tidak pernah merasa kesepian untuk menyinari malam yang gelap gulita. Aku memang takut dengan kegelapan. Sehingga kolaborasi bulan dan bintang adalah ciptaan Tuhan yang sangat berarti bagi ku.

Malam itu, rumah kayu kami di sinari bulan terang sekali. Aku segera menuju kasur kapuk ku. Tak sabar mendengar dongeng dari ayah. Dengan bantal kapuk yang sudah kusam, serta kasur yang tidak di selimuti sprei, aku menanti kedatangan ayah untuk bercerita temani tidur ku.

?Assalamualaykum..?. Ayah sudah pulang. Pasti dari masjid, usai mengikuti pengajian rutin pekan ini. Setelah melepas baju muslim dan kopiahnya, ia menghampiri ku.

?Kamu sudah siap nak?? sapa ayah setelah memberikan senyumannya pada ku. Aku mengangguk dan membalas senyum ayah ku yang berwibawa.

?Tapi kamu janji, setelah mendengar cerita ini, kamu akan lebih berani lagi. Tidak cengeng jika di ledeki oleh teman-teman mu. Setuju??

?iya ayah..?

?Baiiiklah.. kali ini ayah akan bercerita tentang perjuangan seekor burung cangak kecil.?

?Burung yang sering aku lihat di pantai itu ya, yah??. Ayah ku mengangguk.

?Cerita itu di mulai dari sore hari yang cerah?.. ? aku menyimak dengan serius. Ayah pun melanjutkan cerita nya.

?Di sebuah pantai yang tenang, yang terletak di utara pulau jawa, ada kawanan burung cangak yang hidup bahagia dengan berkelompok. Dari sekawanan burung cangak itu, ada burung yang tubuhnya keciiil sekali??

?Seperti aku ya yah??tanyaku memotong cerita ayah. Ayah hanya mengangguk dengan tersenyum.

?Dia Lebih kecil dari ukuran burung lainnya. Namanya adalah dreamy. Dreamy itu adalah seekor burung cangak kecil yang akan beranjak dewasa. Hanya saja, tubuhnya yang kecil menjadi kelemahannya. Dan itu selalu membuat teman-temannya merendahkannya. Tapi dibalik tubuhnya yang kecil, ia memiliki tekad sekuat karang di lautan. Tak ada yg bisa menghalanginya untuk menggapai cita-citanya.

Di dalam kelompoknya, seekor burung cangak yang masih muda harus melakukan sebuah perjuangan. Dan dengan menjalankan perjuangan itu, burung cangak yang masih muda itu akan di akui sebagai burung cangak dewasa yang gagah. Perjuangan menggapai cita, yaitu belajar mencari ikan.

Saat berkumpul bersama teman-temannya, ia berkata dengan lantang ?Aku pasti bisa menjadi burung dewasa yang kuat!!?. Seekor burung cangak muda yang lain meremehkannya. ?Percaya diri sekali kamu. Aku yakin, kamu tidak akan bisa menjadi burung yang kuat nantinya. Betul gak teman-teman???. Semua temannya pun mengiyakan. Dreamy tidak membalas perkataan temannya itu. Ia hanya berkata dalam hati ?Akan ku tunjukkan siapa yg akan menang!?

Hari itu pun akhirnya tiba. Hari dimana burung-burung cangak muda akan di uji untuk menjadi pemberani. Semua burung cangak dewasa berkumpul dengan kawanan mereka. Dan dengan gagah, ketua dari kawanan burung cangak itu berkata ?Hari ini adalah hari dimana burung-burung cangak muda harus di uji agar menjadi burung cangak dewasa, yaitu dengan menangkap seekor ikan di laut!?

?Maka dari itu, Semua burung cangak muda harus mempersiapkan dirinya dalam prjuangan ini!!?. Setelah ketua dari kawanan burung cangak itu menandakan bahwa ujian di mulai, maka semua burung cangak muda terbang melesat dengan cepat.

Namun tak disangka. Sebuah musibah besar muncul tanpa tanda-tanda sebelumnya. Tak ada angin , tak ada mendung , hujan pun turun dengan begitu derasnya. Bahkan dalam hitungan detik saja, hujan itu menjelma menjadi badai yang begitu besar! Para burung cangak muda yang sudah terbang melesat menuju laut, merubah kembali arah terbangnya. Mereka kembali ke pantai dengan tunggang langgang.

Tapi tidak dengan si dreamy. Ia terus terbang melesat melawan badai besar. Salah seorang temannya berkata ?Dreamy!! Apa yg kau lakukan?! Kembalilah ke pantai jika kau tidak mau mati terbawa badai!?. Tapi ia tidak mempedulikan perkataan temannya itu. Ia tetap terbang mengembangkan sayapnya menuju lautan. Sayangnya, menantang badai tidak semudah yang ia kira. Angin berhembus dengan kencangnya. Hujan turun dengan derasnya. Ia pun kelelahan mengepakan sayapnya. Dan saat badai angin menerpanya, ia pun terlempar. Tapi ia langsung bangkit kembali dan berkata ?Aku tidak boleh menyerah sekarang!?

Ayah pun terpejam sebentar. Menghela nafas untuk berisitrahat sejenak. Lalu melanjutkan ceritanya.

?Angin kencang pun kini tak menjadi halangan bagi Dreamy, burung muda yang memiliki tekad sekuat karang itu. Dengan lihai ia mengubah arah sayapnya. Dan dengan tenaga penuh ia terbang melesat menuju permukaan laut. Lalu dengan paruhnya yang kuat, ia mengambil seekor ikan besar yg tak jauh dari permukaan laut.

?Berhasil! Aku berhasil!!?. Dengan cepat ia membelokkan arah sayapnya kembali ke pantai. Ia pun kembali menuju kelompoknya dengan membawa ikan besar, membawa kemenangan. Keberhasilannya dalam ujian menjadi burung cangak yang tangguh, kini di akui oleh seluruh kawanan burung cangak yang hidup di pantai utara indramayu itu. Tubuhnya yang kecil tidak lagi menjadi halangannya untuk bermimpi besar. Karena ia memiliki tekad yang tangguh, setangguh karang di samudera dunia. Selesaii..?

Dengan takjub mata ku berbinar-binar mendengar kisah tangguh itu, Kisah perjuangan seekor burung cangak muda yang ingin menjadi dewasa. ?wah.. keren sekali yah ceritanya..? kata ku masih berbinar-binar. Ayah ku membalasnya dengan senyuman.

?Kamu tau pelajaran yang terkandung di dalamnya, nak?? Tanya ayah menanggapi. Aku menggeleng ringan. Momen inilah yang paling aku tunggu-tunggu.

?Jangan menyerah atas segala usaha mu menggapai asa dan mimpi mu. Dari cerita dreamy tadi, ia memang tak bisa merubah arah angin yang berhembus kencang dalam kehidupannya. Tapi ia masih bisa merubah arah sayapnya agar menari indah di tengah badai melanda. Jangan berputus asa pada musibah yang melanda kita. Tapi hadapi lah itu dengan kekuatan Tuhan yang di berikan kepada mu. Jadi, jangan cengeng lagi kalau di nakali teman-teman mu, ya nak?? jelas ayah ku panjang lebar.

?iya yah..setelah ini aku janji akan lebih kuat lagi. Gak cengeng lagi!? jawab ku dengan penuh semangat. Ayah ku tersenyum mendengarnya.

?Tidurlah nak.. besok kamu masih harus masuk sekolah. Jadilah anak yang cerdas dan tangguh. Sehingga ayah dan ibu bisa bangga atas prestasi mu di sekolah.?

?Hem!? ucap ku singkat dengan nada semangat.

***

?Bos, kail nya udah ada yang gigit tuh! Tarik bos, tarik!? teriakan Udin memecahkan lamunanku dari kisah kecil ku tadi. Dengan cepat aku menarik pancingan ku. Tali pancing pun melesat di udara dengan ikan besar menggantung di kailnya.

?Wah, ikan nya besar banget bos! Bisa buat di makan bareng-bareng nih.hehe.?. aku hanya tersenyum membalas perkataannya. Memang tak di sangka, hidup ku kini telah berubah. Dari anak kampung, lalu mendapatkan beasiswa berturut-turut di Sekolah dasar, menengah pertama dan menengah atas di indramayu. Lalu kembali mendapatkan beasiswa di Universitas berkelas di Indonesia. Dan tak menyangka, lulus dari sana, ada yang menawari ku bisnis cargo ikan dan ekspedisi ikan di perairan laut Indonesia bagian selatan. Hingga kini, detik ini, aku sudah menjadi direktur perusahaan cargo pengiriman ikan se-Indonesia, PT. DREAMY FISH INDOENESIA. Mungkin semua itu berkat dongeng ayah ku yang menggugah jiwa dan nurani ku saat itu. Sehingga aku bertekad untuk terus maju dan berusaha, serta berdoa kepada Sang Khalik agar di berikan kesuksesan yang menjulang tinggi ke langit. Terbang ke angkasa..

Created by Dreamy~


Baca dan lihat juga foto dan tulisan dreamy disini :)

Puisi Mawar berduri
Tulisan Universitas Kehidupan
Tulisan Mimpi indah jomblo di VD
Cerpen Singa yang tersesat
Foto?Perbedaan Berani dan Nekat di Indonesia
Tulisan Bertemunya Alam dengan Canggihnya Teknologi
Tulisan Ada Monster di Rumah ku
Foto Ketika Teknologi menyatukan manusia
Tulisan Generasi Yang Tertidur
Tulisan pertama Akulah Impian itu
Tulisan Ayo Nulis!
Cerpen Sang Pengabdi
Tulisan Ada Jin di Internet mu!
Tulisan Pemimpin muda cinta bahasa
Tulisan Tiga tahap mendidik Anak