Singa yang Tersesat

dreamy~
Karya dreamy~  Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 12 Februari 2016
Singa yang Tersesat

Di hutan belantara sumatera bagian selatan, ada singa betina yang sedang hamil tua. Iya sedang mengandung seekor anak singa. Namun malang nasibnya, ia tersesat dari kawanannya.

Hingga suatu ahri, ia sudah tidak kuat lagi menahan lapar. Tenaganya sudah mulai habis terkuras karena mengandung. Kini ia ingin mencari mangsa untuk di makan. Namun ia tidak yakin dapat memangsa dengan baik di kondisi nya yang sekarang ini.

Setelah lama berjalan di hutan mencari mangsa, akhirnya ia menemukan sekelompok kambing. Jumlahnya banyak sekali.

?Aku harus dapat memangsa satu kambing saja. Agar aku bisa meneruskan hidup ku. Dan mengasuh anak kun nanti.? Ujarnya dalam hati. Dari semak-semak tempat ia bersembunyi, Ia pun bergegas menerkam kambing jantan yang terdekat dari tempat persembunyiannya. Namun belum sempat menerkam, tiba ? tiba terdengar suara dentuman yang keras sekali.

?Duaaar!!!?

Ternyata seorang pemburu menembak singa betina itu. Tapi karena tidak tepat sasaran, peluru yang terlontar dari senapan pemburu tadi, hanya mengenai kaki singa betina itu. Kawanan kambing hutan lari tunggang langgang untuk mencari persembunyiaan. Walaupun ada beberapa kambing yang hanya terkejut. Sedangkan si singa betina yang tertembak tadi masih hidup, tapi kondisinya sangat kritis. Namun dalam kondisinya yang lemah, ia tetap bertekad melahirkan anak singa dalam kandungannya itu.

?Tuhan? aku memohon pada mu, biarkanlah aku mati. Tapi selamatkanlah anak ku ini. biarkanlah ia lahir ke dunia, dan dapat menjadi raja hutan sejati.? Doa singa betina itu kepada Penciptanya. Dengan sekuat tenaga dan doa yang tulus, akhirnya ia berhasil melahirkan seekor anak singa yang lucu.

Dari beberapa kambing yang hanya terkejut mendengar suara tembakan sang pemburu, ada satu kambing betina yang memberanikan diri mendekat ke semak ? semak tempat di mana singa betina melahirkan. Ia pun tersentak melihat singa betina dewasa tergulai lemah, yang terluka di kakinya. Ia juga terkejut melihat ada anak singa yang baru saja lahir dari rahim singa betina dewasa itu. Seketika singa itu berkata pada ibu kambing yang menghampirinya.

?Wa..hai ibu kambing, bantulah aku dengan merawat anak ku i..ni. Besarkan dia. Aku mohon..? pinta singa betina dengan tertatih ? tatih kepada ibu kambing.

?la..lalu, bagaimana dengan mu, wahai ibu singa?? balas ibu kambing agak takut. Karena bagaimanapun juga ia sedang bicara dengan singa, predator utama di hutan belantara ini.

?Ting..galkan.. aku disini. Biarkan aku ma..ti dalam keadaan mulia, setelah melahirkan anak ku i..ni. Aku hanya bisa berdo..a, semoga para pemburu tadi mendapatkan balasan yang setim..pal?...?. akhirnya singa betina itu menghembuskan nafas terakhir nya. si ibu kambing pun ragu dengan apa yang akan di lakukannya.

?Apa yang harus ku lakukan?? Tanya ibu kambing pada diri nya sendiri. Lalu terdengar dari jauh suara langkah kaki dan dari sebrang semak ? semak.

?Ayo, sasaran kita pasti ada di depan sana!? teriak pemburu tadi kepada kawannya.

?itu manusia yang memburu ibu singa ini!? ibu kambing pun terhenyak. Akhirnya ia memberanikan diri untuk mengabulkan permintaan si ibu singa. Ia pun membawa anak singa tadi dengan menggigit pundaknya. Lalu berlari sekencang ? kencangnya menuju kawanan kambing yang lain.

***

?Apa ? apaan kamu?! Kenapa kamu membawa anak singa yang berbahaya itu?!? hardik seekor kambing jantan keapada ibu kambing tadi. Dia ternyata tetua dari kawanan kambing itu.

?aku ingin menyelamatkan nyawanya dari bahaya.? Jawab ibu kambing itu dengant tegas.

?Tapi nanti ia akan membahyakan kita! Setelah dia besar, ia akan memangsa kita sebagai makanannya. Dia itu predator hutan!? balas sang ketua kawanan kambing.

?kita akan melepaskannya nanti setelah ia beranjak dewasa, setelah insting memangsanya mulai berfungsi. Aku berjanji, dia tidak akan membahayakan kita. Aku jaminannya.? Ujar ibu kambing itu dengan lugas.

?Haah.. baiklah. Aku percaya pada mu. Aku serahkan anak singa itu apda mu. Dan sesuai janji mu, kamu yang jadi jaminannya jika dia memangsa kita.?. Akhirnya sang tetua kawanan kambing pun menyerah. Dia mempersilahkan ibu kambing itu merawatnya hingga dewasa. Ibu kambing pun terlihat gembira mendengarnya.

***

Tak terasa waktu terus bergulir. Anak singa itu pun beranjak dewasa. Walau belum terlihat ganas, tapi ia sudah terlihat besar di bandingkan dengan ukuran kambing yang menjadi keluarganya saat itu. Meski begitu, banyak anak ? anak kambing yang lain yang masih suka bermain padanya. Dan suarannya pun bukanlah auman singa yang menggelegar. Tapi embikan ?mbeek? yang keluar dari mulutnya. Tapi tetap saja, banyak kambing ? kambing dewasa yang sudah mulai merasa takut akan kehadirannya.

Ibu kambing yang merawat anak singa itu pun sudah tua sekali. Dia menghampiri anak singa itu.

?Nak, ada yang ingin ibu bicarakan dengan mu. Kemarilah..? panggil ibu kambing kepada anak singa yang sudah beranjak dewasa itu. Ibu kambing sudah menganggap ia sebagai anaknya sendiri.

?ada apa bu? Ibu ingin bicara tentang apa?? sahut singa itu.

?ada hal penting yang ingin ibu katakana pada mu.?

?apa itu bu??

?Sejujurnya, kamu bukanlah anak ibu. Kamu adalah singa, sang predator hutan belantara ini. kamu bukanlah kambing seperti ibu, dan juga kawanan kita yang lainnya.?. Mendengar pernyataan ibu kambing nya, singa itu amat terkejut dan tidak percaya.

?ibu bohong! Apa maskud ibu aku bukan anak ibu? Aku anak ibu, yang di besarkan oleh ibu. Aku kambing bu. Dengarlah suara ku ini bu, ?embeek?? jawab singa itu mengembik.

?Percayalah nak, kamu bukan kambing. Tapi kamu singa, raja hutan ini.?

?ibu bohong! Ibu bohong! Aku tidak percaya sama ibu! Ibu bohong!?. Singa pun berlari sambil terus mengembik menuju kawanan kambingnnya. Namun seketika itu juga munculah seekor singa jantan dewasa, sang raja hutan, di depan kawanan kambing itu.

?Auuuuuum..!!?. Mendengar auman raja hutan itu, semua kambing berlari tunggang langgang. Termasuk ibu kambing dan juga anak singanya itu. Tapi singa jantan dewasa itu terkejut saat melihat ada singa remaja di kawanan kambing itu. Dengan perasaan heran, dia pun menyusul kawanan kambing itu. Dan saat itulah singa remaja tersandung karena batu yang di injaknya. Dengan ketakutan ia berkata pada singa jantan dewasa.

?ampuun singa.. ampuuun.. jangan mangsa aku. Ampuun..? ucap singa dengan nada mengembiknya. Singa dewasa pun tertawa geli melihat singa remaja itu.

?hei nak! Lihatlah diri mu. Kamu itu bukan kambing, tapi kamu singa. Sama seperti aku.? Ujar sang singa jantan dewasa.

?Bukan aku ini kambing.? Jawab singa remaja itu. Mereka pun berdebat tentang identitas sang singa remaja. Sampai pada akhirnya, singa dewasa jengkel mendengar pernyataan singa remaja itu.

?baiklah! Akan aku buktikan bahwa kamu singa, sama seperti aku!?. Sang raja hutan pun menggigit pundak si singa remaja, untuk di bawa ke suatu tempat.

Sampailah mereka di sebuah danau yang bening sekali. Disitu lah singa jantan dewasa melepaskan sang singa remaja yang tadi di bawanya dari kawanan kambing.

?Bercerminlah dari danau itu! Maka kamu akan tau, siapa dirimu sebenarnya!? ucap sang raja hutan dengan lantang. Singa remaja pun mendekati danau dengan perasaan takut. Tapi ia terkejut saat melihat ke arah danau yang bening itu. Dia melihat dirinya terlihat seperti singa remaja yang gagah dan perkasa. Bukan seperti yang selama ini di kirannya, seperti kambing yang lemah.

?sekarang lihatlah diri ku! Bandingkan dengan mu!? kata singa jantan dewasa, sambil mendekat ke samping singa remaja itu, bercermin ke arah danau. ?mirip bukan?? ujarnya lagi. Singa remaja pun mengangguk tak percaya.

?Sekarang ikuti suara ku..? kata singa jantan lagi kepada singa remaja. Dia pun bersiap-siap?

?AUUUUUUMM!!!?. Terdengarlah auman keras dari sang raja hutan. Dan seketika itu juga, singa remaja mengikuti auman nya.

?Auuuuuum!!?. Singa dewasa itu pun terlihat senang mendengarnya.

?Sekarang, kamu bukan lagi seekor kambing. Tapi kamu adalah raja dari segala hutan di pulau ini!? ucap sang singa dewasa kepada singa remaja. Singa remaja pun mengangguk bahagia, mengetahui bahwa ia sudah menjadi dirinya sendiri, sebagai raja hutan sejati!

Created by Dreamy~

Baca dan lihat juga foto dan tulisan dreamy disini :)
Foto?Perbedaan Berani dan Nekat di Indonesia
Tulisan Bertemunya Alam dengan Canggihnya Teknologi
Tulisan Ada Monster di Rumah ku
Foto Ketika Teknologi menyatukan manusia
Tulisan Generasi Yang Tertidur
Tulisan pertama Akulah Impian itu
Tulisan Ada Jin di Internet mu!
Tulisan Ayo menulis!
Tulisan Pemimpin muda cinta bahasa