Pemimpin Muda yang Cinta Bahasa

dreamy~
Karya dreamy~  Kategori Tokoh
dipublikasikan 06 Februari 2016
Pemimpin Muda yang Cinta Bahasa

???? Menjadi seorang pemimpin adalah tuntutan kita dari Sang Pencipta, minimal memimpin diri kita sendiri. Kita di berikan akal untuk berfikir, serta hati untuk merasakan. Maka dari itu amanah memimpin bumi, Tuhan berikan kepada kita, manusia. Namun menjadi pemimpin yang baik tidaklah mudah. Terutama jika harus memimpin rakyat yang banyak jumlahnya seperti di Negara kita ini. Karena masa depan Indonesia ditentukan oleh kualitas para pemimpinnya.

???? Tapi sebuah pengalaman telah mengajari saya dengan baik. Bahwa menjadi pemimpin haruslah penuh tanggung jawab dan mau turun tangan membantu rakyatnya yang membutuhkan, serta mencintai budaya Negaranya sendiri. Hal ini yang diberikan oleh bapak Agus, seorang Kepala Desa Sawangan, kec. Pakis, kab. Magelang, Jawa Tengah.

???? Ini adalah kisah lama saat saya sedang bekerja dinas keluar kota pada bulan Oktober 2009 di daerah Jawa Tengah, lebih tepatnya Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Saat itu saya bekerja sebagai teknisi antena VSAT untuk proyek ?Merah Putih? Telkomsel, yang mencakup seluruh Indonesia dari sabang sampai marauke. Singkat cerita, kantor saya memberikan tugas kepada saya untuk memasang telepon umum nirkabel (wireless) di salah satu ?Desa Berdering? terpilih, yakni di Desa Sawangan, kec. Pakis, kab. Magelang.

???? Itu kali pertamanya saya pergi ke Jawa Tengah. Jadi saya masih tidak tahu jalan. Beruntunglah orang-orang jogja baik sekali. Bahkan tukang ojeknya pun sangat ramah kepada saya. Saat saya bertanya alamat desa Sawangan, hampir semua tukang ojek di sana mengetahui jalan ke desa tujuan saya. Tapi mereka tidak mau rebutan mengambil penumpang. Sudah di atur dengan urutan yang sudah mereka tetapkan sendiri.

???? Sesampainya di sana, saya langsung di sambut oleh Kepala desa dan warganya. Walau terhitung desa yang cukup banyak penghuninya, namun desa Sawangan ini termasuk desa yang tenang dan tentram. Dari 167 Keluarga, hampir 50% mata pencahariannya adalah berkebun dan tani. Sisanya pedagang, pegawai negeri dan terakhir guru. Setelah berkenalan dengan bapak Agus, sang kepala desa ini pun mengajak saya untuk berkeliling desa melihat kebun dan juga pemandangan sekitar. Luar biasa, ternyata Indonesia memiliki pemandangan alam yang sangat indah di tanah Jawa ini.

?1304026988895218359

???? Saya juga di ajak berkeliling dengan motor pak Agus. Dan tidak hanya pemandangan alamnya saja yang menakjubkan, tapi orang-orangnya juga hebat. Mereka berjuang keras membawa hasil panen kebun mereka yang melimpah ke pasar hanya dengan sebuah mobil bak tua. Namun ada hal yang sangat di sayangkan, yakni ada beberapa ibu-ibu yang menaiki hasil panen menggunung di mobil bak itu tanpa pengaman sama sekali. Hal itu cukup berbahaya bagi dirinya juga pengguna jalan sekitar.

1304027909113031859

?*****

???? Hari pertama disana saya habiskan untuk berkeliling desa juga berkenalan dengan beberapa warga desa. Jadi belum mulai bekerja. Malamnya, setelah pak Agus memberi tau letak kamar tidur saya, beliau mengajak saya untuk berbincang-bincang tentang Indonesia. Beliau menyatakan bahwa sebenarnya beliau tidak mau menjadi kepala desa, karena amanahnya begitu berat.
?Aku iki wong cilik, mas. Rasanya aku gak sanggup untuk memimpin warga di sini dengan baik. Masih banyak kekurangan.? Ujarnya kepadaku. Padahal menurut saya, di zaman susah seperti sekarang ini banyak orang-orang yang berebut untuk menjadi pejabat. Tapi ternyata tidak dengan beliau. Umur beliau masih termasuk muda, yaitu baru 32 tahun. Tapi saya terkejut ketika mendengar semangat beliau untuk melestarikan bahasa Jawa dan Indonesia.
?Sebagai guru, aku melihat banyak murid?murid ku yang lebih tertarik belajar bahasa inggris dari pada bahasa Indonesia. Wong terlihat dari nilai mereka, banyak yang jeblok saat ada ulangan bahasa Indonesia. Sedangkan bahasa inggris lebih sering tinggi nilainya. Padahal bahasa daerah dan negri sendiri harusnya dilestarikan.? Tuturnya. Mendengar percakapan semakin hangat, saya pun berupaya untuk mencatat jawabannya kedalam buku catatan. Saya juga sempat bertanya, mengapa beliau begitu antusias melestarikan bahasa Indonesia. Dengan kesederhanaannya beliau menjawab.
?Aku terinspirasi dari sosok bung karno, yang menjadi penyambung lidah rakyat. Dia pemimpin agung yang pernah ada di Negara ini. Dia bangga pada Negara nya, juga bahasanya sendiri, bahasa Indonesia.? Aku juga setuju dengan kalimatnya yang ini ?..Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka?.?

?*****

???? Ke esokan harinya, saya langsung mengabarkan pak Agus bahwa pagi ini saya akan mulai bekerja memasang jaringan VSAT di Kantor Desa Sawangan. Beliau mempersilahkan saya untuk mulai bekerja. Pak Agus juga meminta maaf karena baru bisa membantu saat siang nanti, setelah ia selesai mengajar dan rapat di kantor kecamatan. Tapi dia mengatakan bahwa pekerjaan saya akan di bantu beberapa warga desa laki-laki yang kebetulan tidak sedang berkebun.

???? Siang harinya, saat saya masih memasang tiang penyanggah utama parabola bersama dengan beberapa warga desa laki-laki yang membantu, beliau datang dengan masih memakai seragam kerjanya.
?Sek..sek yo..Aku biar ganti baju desek. Nanti pasti ta? bantu, hehehe..? ucapnya penuh senyuman yang ceria. Selang sepuluh menit, langsung saja beliau siap dengan kostum sederhananya : Kaos, Topi dan juga Sarung. Kami berlima pun gotong royong memasang antenna untuk jaringan telepon di samping Kades (Kantor Desa) Sawangan. Setelah tiang utama dan piringan parabola terpasang, masalah pun datang. Ternyata saya kurang teliti menghitung putaran maskimal azimuth antenna, sehingga piringan antenna bisa berbenturan atap Kantor desa sebelum mendapatkan sinyal yang cukup untuk membuat jaringan.
?Waduh, piye iki pak? Parabolanya mentok dengan kerangka genteng. Bisa-bisa engko ora dapet sinyal? ujar saya dengan bahasa campuran Indonesia-Jawa. Beberapa warga yang membantu dan pak Agus pun memandang saya, serta tertawa ringan mendengar saya bisa berbahasa jawa. Tak habis akal, ternyata pak Agus punya ide cemerlang. Beliau pamit sebentar menuju rumahnya. Saat ia kembali, ternyata ia membawa gergaji kayu.
?Untuk apa itu pak?? tanya saya.
?Ya untuk memotong kerangka genteng ini lah mas..? jawabnya singkat sambil menyuruh warga desa mengambil tangga di gudang belakang. Tanpa basa-basi dan perintah, dia langsung naik tangga untuk memotong kerangka genteng kantor desa.
?Wah pak, jangan bapak yang naik. Biar saya saja..? pinta saya tak tega melihat pak Agus yang mengerjakannya.
?Wah.. tidak usah mas yuda.. ini kerjaan saya. Tenang saja..?. Akhirnya beliaulah yang turun tangan membantu pekerjaan saya.

13040273431784699164

?*****

???? Hari ketiga jaringan sudah online. Sehingga saya bisa langsung pamit sore harinya. Namun sebelum pamit, pak Agus sekali lagi mengajak saya berkeliling desa, tapi kali ini tidak menggunakan motor. Bersama dengan sekertaris desa, bendahara dan juga penjaga kantor desa Sawangan, kami pun berpotret ria bersama dengan latar belakang perkebunan desa Sawangan.

13040274761027437122

???? Sore di hari ketiga sudah tiba, waktunya saya pamit menuju desa selanjutnya. Suasana haru memenuhi perpisahan kami. Walau pak Agus ini masih lajang atau belum berkeluarga, tapi di rumahnya banyak sekali saudara-saudaranya yang memang tinggal di situ. Sehingga perpisahan saya dengan Desa Sawangan begitu ramai yang menghadiri.

???? Saat aku menanyakan alamat desa selanjutnya kepada pak Agus, beliau mengingat sebentar lalu berkata ?aku tau tempat itu mas.. yuk, aku antar kesana.? Mendengar tawaran pak Agus ini, saya jadi takjub dengan beliau. Sudah banyak pelajaran ?merakyat? dari beliau yang saya dapatkan. Dari mulai semangatnya melestarikan bahasa Indonesia, juga mau untuk terjun langsung membantu rakyatnya yang membutuhkan. Salut untuk pak Agus, yang asli orang Magelang ini, orang Indonesia.

???? Kamipun berangkat ke desa Pakis dengan mengendarai motor. Sempat sebelum pergi jauh dari desa Sawangan, saya meminta fotonya di tiang penunjuk ?TERSEDIA TELEPON UMUM? yang saya pasang kemarin. Tiang ini berguna bagi warga desa Sawangan agar tahu letak telepon umum dan juga adanya sinyal Telkomsel di desa yang termasuk pedalaman Magelang itu. (Yang fotonya ada di paling atas artikel)

???? Hanya dalam waktu tiga puluh menit, sampailah kami di desa Pakis, kec. Pakis, kab. Magelang. Ternyata pak Agus sudah kenal dengan beberapa warga desa ini, terutama keluarga pak Edy, Kepala Desa Pakis. Kami pun berbincang sebentar. Saya yang sudah bisa sedikit-sedikit bahasa jawa, mencoba berbincang dengan mereka. Derai tawa pun pecah saat itu, karena masih banyak penggunaan kata saya yang belum sesuai.

???? Usai bebrincang, pak Agus pun pamit meninggalkan kami. Tapi sebelum pak Agus pergi, saya menghampirinya untuk bersalaman dan memberinya ?amplop? sebagai rasa terima kasih saya karena sudah mau berbaik hati mengurus saya selama di desanya. Namun begitu murah hatinya beliau, dia menolak pemberian saya dengan sopan.
?Ojo gitu mas.. aku iki ikhlas kok membantu sampean. Karena sampean juga sudah baik pada warga desa Sawangan. Matur nuwun yo?? Beliau pun akhirnya pamit dengan diiringi salam dan suara deru motornya. Sampai saat itu pun aku masih terngiang senyum beliau yang begitu wibawa dalam menjalankan tugasnya menjadi pemimpin desa Sawangan.

???? Begitulah tiga hari bersama pak Agus, Kepala Desa Sawangan di Magelang. Sesorang pemimpin yang mengaku wong cilik, namun bangga dengan Negara dan bahasanya, Bahasa Indonesia tercinta.

Semoga bermanfaat

Created by Dreamy~

Baca dan lihat juga foto dan tulisan dreamy disini :)
Foto?Perbedaan Berani dan Nekat di Indonesia
Tulisan Bertemunya Alam dengan Canggihnya Teknologi
Tulisan Ada Monster di Rumah ku
Foto Ketika Teknologi menyatukan manusia
Tulisan Generasi Yang Tertidur
Tulisan pertama Akulah Impian itu
Tulisan Ada Jin di Internet mu!


  • B.R. Karya 
    B.R. Karya 
    1 tahun yang lalu.
    Wuiii inspiratif sekali. Salut sama Bapak Agus yg peduli masyarakat...

  •   Kurirperasaan063
     Kurirperasaan063
    1 tahun yang lalu.
    Terus berkarya dalam kebaikan

  • Pemimpin Bayangan III
    Pemimpin Bayangan III
    1 tahun yang lalu.
    Artikel yang amat bagus dan menginspiratif untuk kita semua, juga bagi daerah2 lainnya yang ada di Indonesia...! Makasih banyak sudah berbagi...^_

    • Lihat 1 Respon

  • dreamy~ 
    dreamy~ 
    1 tahun yang lalu.
    Semoga tulisan ini bisa menginspirasi para calon inspirator agar lebih dapat memaknai kehidupan jadi lebih indah. terus gapai impian mu, para inspirator! salam persahabatan dari saya, dreamy ^,~