Biarkan Takdir Menemukan Kita

Rahma Dona
Karya Rahma Dona Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 25 Agustus 2016
Biarkan Takdir Menemukan Kita

Aku akan menunggumu

Jika langkah kakimu belum terlalu kokoh untuk mengajakku berlari

Aku akan menunggu hingga saat kau kuat untuk membawaku menyusuri waktu bersamamu atau saling menopang

Jika masih banyak mimpi yang harus kau capai maka aku akan disini menunggumu hingga kau datang saat telah mencapai impianmu atau ingin mewujudkannya bersamaku

Jika masih banyak hal yang membuatmu ragu maka aku menunggumu hingga pasti menghampirimu dan saling meyakinkan berdua

Jika pundakmu masih belum kuat untuk menopang banyak beban, maka aku akan menunggumu menjadi lebih tangguh dan menyediakan pundakku untuk berbagi

Jika masih banyak rintangan menghadangmu, aku akan menunggu kau menghadapinya atau melewatinya bersama-sama

Jika kau ingin aku menunggumu maka aku akan menunggu apapun alasannya itu, jika kau ingin menghadapi semuanya bersamaku, maka aku akan menggenggam tanganmu melewati semuanya.

Karena

kau harus tau

menunggu bukan hanya soal waktu

tetapi tentang keikhlasan

karena menunggu bukan masalah seberapa lama tetapi seberapa sabar dan kuat seseorang menanti hal yang di dambanya menghampiri

menunggu memang tidak selalu berakhir bahagia

adakalanya sakit tak terkira

hanya saja menunggu akan memberimu harapan

dan harapan selalu memberikanmu alasan untuk tetap melanjutkan hidup

tak peduli kau datang padaku atau tidak, aku tetap akan menunggumu hari ini,hari berikutnya, hari selanjutnya, sampai kau datang menghampiri, atau sampai aku lelah lalu memutuskan untuk berhenti.

Tapi ku yakinkan kalau aku tak akan berhenti sampai kau mengakhiri waktu-waktu yang ku habiskan menunggumu.

Menunggu akan membuatmu lebih kuat, lebih tabah dan lebih paham kalau dalam hidup tak semuanya harus diburu dengan ambisi jika memang tidak baik untuk di jalani bersama, adakalanya kita membiarkan takdir menemukan kita dan menyudahi semuanya.

Tetapi kau juga harus paham

kalau cinta itu saling menguatkan bukan saling melemahkan.  Tidak harus menunggu sempurna terlebih dahulu untuk berani melangkah, adakalanya butuh sedikit keberanian untuk menjalani proses yang akan sama-sama mendewasakan, bertumbuh dan belajar tentang apa itu pengorbanan, kesetiaan, ketulusan bersama-sama.

Cinta sejati tak akan membiarkanmu menunggu terlalu lama, tak akan membiarkanmu perlahan mati karena harapan dalam setiap penantian.