Untukmu Yang Sedang Menunggu Seseorang

Rahma Dona
Karya Rahma Dona Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 23 Agustus 2016
Untukmu Yang Sedang Menunggu Seseorang

Saat kita menjauhi seseorang bukan berarti kita membencinya ataupun tidak lagi peduli padanya. Hanya saja kita ingin berhenti untuk saling menyakiti dan sama-sama mengintrospeksi diri untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Hari ini mungkin dia tidak menghubungimu

Bukan berarti dihatinya tak ada lagi namamu

Hari ini mungkin dia seolah tak lagi peduli akan dirimu

Tetapi jauh di dalam sana, hatinya remuk, pikirannya kacau penuh dengan rasa penasaran akan dirimu setiap waktu

Hari ini mungkin dia mencoba menghindarimu

Akan tetapi sebenarnya dia mencuri-curi pandang, menatapmu dari jauh untuk memastikan kau baik-baik saja dan tetap bahagia.

Hari ini mungkin kau merasa sakit oleh sikapnya yang begitu dingin dan beku

Tetapi ketahuilah dia jauh lebih sakit berkali-kali terhempas oleh perasaannya sendiri, lelah membohongi diri kalau sikapnya bertolak belakang dengan ingin dihatinya.

Kau tau kenapa dia begitu?

Tahukah kau?

Karena hari ini dia begitu rapuh, dia begitu lemah, dia begitu takut akan masa depannya sendiri. Bersabarlah…

Dia sedang berproses menjadi seorang laki-laki yang pantas untukmu, seseorang yang bisa berdiri dengan kakinya sendiri, begitu gagah, penuh percaya diri, untuk menjemputmu dan tanggung jawab yang begitu besar kelak. Karena ia harus menguatkan pundaknya untuk menanggung beban yang jauh lebih berat kedepannya, karena dia tidak ingin menjadi laki-laki rapuh yang tidak bisa menjagamu disisinya. setidaknya kau tak akan terlalu susah menghadapinya berdua dengan laki-laki yang memantaskan diri dan berproses menujumu untuk hidup bersama kelak.

Bersabarlah menunggu dia berproses, karena menunggu bukan tetang berapa lama, tetapi berapa kuat hatimu bertahan sampai cinta terbaik itu berlabuh.

Karena bagi mereka yang bersabar ada hadiah yang indah.


  • SAM FIRDAUS
    SAM FIRDAUS
    12 bulan yang lalu.
    satu hal yang paling melegakan dari perpisahan adalah perjumpaan kembali.

    tulisan ini tepat ditujukan pada wanita yang ditinggal kekasihnya, demi berproses menjadi lebih baik --juga demi kebaikan masa depan mereka saat bersama nanti, saat bertemu lagi