Selamat Bekerja Kembali, Ibu....

Diyan Nur Rakhmah
Karya Diyan Nur Rakhmah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 27 Januari 2016
Selamat Bekerja Kembali, Ibu....

Dan, akhirnya engkau berada pada hari
Dimana waktu (terasa) berlalu lebih cepat
Berlari. Seperti sekejap.
Ketika kau tergopoh bersemangat
Meninggalkan antrian mesin yg menderu di wajahmu. Wajahmu yg seketika bersemu.
?
Apa kabar liburanmu, Ibu?
Menyenangkan? Merindukan? Melenakan?
Karena (sejatinya) selalu ada keindahan
Pada setiap waktu bernama liburan.
?
Dan cobalah kau hitung,
Berapa kali kau merasa enggan bertemu hari ini, hari dimana kau harus kembali
Dengan rutinitas dan kelelahan,
Yg kadang menjemukan namun melenakan,
Karena seringkali juga kau merasa
Bahwa kau sangat merindukan rutinitas karirmu
Ketika kau merebahkan tubuhmu di rumah.
?
Selamat kembali bekerja, wahai Ibu.
Rutinitas bersama tugas dan tanggung jawabmu,
Yg kembali cerdas kau sandingkan dengan tumpukan cucian baju dan piring yg menunggumu selepas senja di rumah.
Kemudian piring ayah dan tempat bekalku, yg setiap pagi menunggu kau isi dan kau penuhi dengan cinta, pengorbanan, dan kelelahan yg kau paksa untuk terlupakan.
?
Wahai ibu,
Sambutlah setiap Seninmu dengan semangat layaknya hari pertama kau diterima di tempat kerjamu,
?
Cintailah Selasamu dengan tetap mengoptimalkan kesehatan, pengetahuan dan penampilanmu,
?
Dekap erat Rabumu, hari dimana kejemuan mulai melanda rutinitas satu minggumu, dengan lebih banyak tertawa, bercerita dan berinteraksi denganku, Ayah dan lingkunganmu, karena kejemuan itu bukan hanya milikmu, tapi juga banyak orang di luar sana,
Muhasabahkan dirimu di hari ini. Perbaiki yg belum baik, sempurnakan yg telah baik.
?
Nikmati Kamismu dengan rencana2 menyenangkan di akhir minggu dan luangkan waktu terbaik untuk kesenanganmu yg lain,
?
Syukuri Jumatmu, atas sehat, waktu dan dedikasimu pada hampir satu minggu.
?
Dan nikmati Sabtu Minggumu, denganku, ayah, sahabat, keluarga, cucian, masakan dan lantai rumahmu.
Jadikan Sabtu Minggumu sebagai hari terbaikmu, hari dimana engkau menjadi pribadi yg terbaik dengan peran2 terbaik, sebagai ibu, istri, anak dan wanita.
Karena dari hari Sabtulah, kehidupan dalam seminggumu dimulai.
?
Ibu,
Ketika kau pergi bekerja,
Bawalah senyum, pikiran positif dan optimismu, yg telah kita pupuk di rumah
Dan jangan pernah kau lupa membawanya kembali,
Ketika kau beranjak kembali ke rumah.
Karena kami tidak mengharapkanmu membagi habis senyum, pikiran positif dan optimismu pada orang lain di kantor atau di perjalanan yg kau lalui menuju tempatmu bekerja.
Kami hanya menitipkannya, untuk kembali kau pupuk di rumah, dengan kami berdua.
?
Ibu,
Jalani semua dengan hatimu, atas dasar ibadahmu pada Allah Tuhanmu.
Karena semua peran ini, bukan kami yg meminta. Tapi hatimu yg memilih.
Dan Allah Tuhanmu yg memberikannya untukmu.
?
Berdamailah dengan masa lalumu, dengan hal2 yg kau anggap menyakitkan, belum tercapai, hal2 yg kau nilai tidak sesuai harapan.
Karena Allah tau yg kau butuhkan, yg terbaik dan yg terpantas untukmu.
Maka bersahabatlah dengan hari ini dan masa depanmu.
Jangan lagi memaksa akan banyak hal,
Karena tidak semua hal bisa kau ketahui alasannya.
Dan menjadi tidak tau, seringkali menjadi lebih baik.
?
Selamat bekerja kembali, Ibu.
Karena kami tau, bekerja untukmu bukan perihal materi, tapi aktualisasi diri dan pencapaian hidup yg lebih hakiki.
?
Selamat bekerja kembali, Ibu.

  • view 173