Tentang Kamu #2

Distant Sky
Karya Distant Sky Kategori Project
dipublikasikan 27 Oktober 2016
Tentang Kamu

Tentang Kamu


Semua kisah perjalanan yang terlewati dengan dan tanpa kamu.

Kategori Fiksi Remaja

447 Hak Cipta Terlindungi
Tentang Kamu #2

Hai. Kamu. 
Hari ini aku kembali mencuri dengar tentang mimpimu. Entah mengapa serpihan rasa itu kembali mengusikku. Rasa takut kehilangan meski aku tahu itu pasti akan terjadi, cepat atau lambat. 

"Kamu mau kemana Ra setelah lulus ini? Langsung kerja atau ngejar S2?" tanya salah seorang teman kita. Aku hanya bersikap acuh tak acuh.
Salah satu pertanyaan yang tak pernah berani kutanyakan kepadamu karena aku tahu kemana akhirnya : kehilangan.
Meski sepenuhnya aku ingin tahu mimpi-mimpimu. Ah, aku yang terlalu pemalu.

"Kayaknya aku mau ngejar beasiswa dulu." Jawabmu santai seolah tanpa beban.
"Wah iya sih, orang kayak kamu memang keliatan semangat banget untuk lanjut kuliah lagi."

Aku hanya terdiam membisu berjarak satu duduk darimu. Ya, aku tahu itu pasti akan terjadi. Dua atau tiga tahun lagi perpisahan itu akan terjadi. Tapi aku belum menyiapkan hatiku tanpamu. Aku tidak ingin membayangkannya. Tapi bagaimana mungkin aku takut kehilangan sementara aku tidak pernah memilikimu? Bagaimana mungkin aku takut sendiri sementara kita tidak pernah bersama?

Saat ini, hanya dengan melihatmu setiap hari. Mencuri pandang senyummu. Melihatmu tertawa. Pura-pura tak melihatmu padahal jarak kita berdekatan, itu sudah cukup bagiku. Aku tahu kau akan baik-baik saja tanpa aku. Tapi aku? AKu bahkan sudah merasa kehilangan sebelum kau benar-benar menghilang. Aku tidak pernah tahu seperti apa aku dihatimu. Tapi kamu selalu jadi yang teristimewa. Aku marah pada diriku saat aku begitu menginginkanmu. Jatuh bangun diriku membangun harapku. Ada kalanya aku amat berharap, ada kalanya aku membuang jauh-jauh harapan itu. Tapi dengan melihat senyummu, harapan itu kembali bersinar indah.  Aku tahu mungkin aku begitu egois, tapi saat ini itulah yang aku rasakan. Aku bahagia saat kamu di sisiku. Aku bahagia saat kita duduk berdua di tengah keramaian tanpa melakukan apa-apa. Aku bahagia kita hanya bekeliling-naik turun tangga mall tanpa ada suatu tujuan yang pasti. Aku bahagia saat kamu menemaniku membeli buku dan hadiah untuk temanku. Aku bahagia saat kamu mengajakku makan siang bersama dan aku selalu menunggu kau akan mengajakku lagi dan lagi. Aku bahagia saat kita nonton film di bioskop bersama, entah hanya berdua atau dengan teman-teman, tak peduli film apa yang ingin kita tonton karena aku bahagia asal itu bersamamu. Aku tak peduli kau mau mengajakku makan apa,selagi itu bersamamu aku akan tetap merasakan lezatnya makanan itu. Aku tak peduli seberapa malam kita baru selesai mengerjakan tugas di tempat makan karena aku tahu kamu akan mengkhawatirkanku dan mengantarkanku pulang.

Dan kini aku semakin takut. Waktu yang terus bergerak sementara hatiku masih disini, untukmu. Waktu yang semakin lama membuatku semakin sadar bahwa dia akan membawa jauh dirimu dariku. Aku yang terlalu lambat berlari, rasanya tak mungkin untuk mampu mengerjarmu. Aku takut dan semakin takut. Aku mungkin tidak pernah bercerita kepadamu. Tapi aku selalu bilang bahwa aku takut kehilanganmu. Aku ingin kau bawa aku bersamamu, karena kemanapun itu asal bersamamu : itu bahagiaku. Entah kamu.

Rain-Sky

  • view 149