Aku Tidak Sedang Membencimu

Nadira Aliya
Karya Nadira Aliya Kategori Kesusastraan
dipublikasikan 16 Desember 2017
Aku Tidak Sedang Membencimu

Aku tidak hendak melarangmu, hai wanita putri, berteman dengan kekasihku. Kau boleh saja berbincang dengan kekasihku. Tapi tak berdua pada waktu senja dan kau sedang tambah usia. Itu waktu yang spesial, aku tahu. Kau pasti paham bagaimana seharusnya bersikap kepada lelaki yang telah memiliki kekasih. Kurasa keluargamu masih lengkap untuk merayakan hari di saat kamu seharusnya tambah bijaksana dengan sikapmu. Kurasa kekasihku bukan keluargamu. 

Aku tidak hendak melarangmu untuk berinteraksi di media sosial dengan kekasihku. Hanya saja, mengapa akhir-akhir ini namamu semakin sering muncul di linimasa, saat berbalas kata-kata dengan kekasihku? Kau harus ingat bahwa kita tak bisa mengatur penghakiman orang lain terhadap diri kita sendiri. Hanya saja kita mampu berusaha menjaga sikap agar tak terlihat sebagai perempuan pengganggu. Kuatkah kau jika predikat itu tersampir untukmu?

Aku sungguh tak ingin menyebutmu perebut kekasih orang. Aku tak suka bersaing dengan sesama perempuan. Bagiku, perempuan itu seharusnya saling mengingatkan, saling menguatkan. Sebab kebanyakan kita tak lebih kuat dari laki-laki. Tapi kuharap kamu, wanita putri, kuat untuk menjaga dirimu dari mengganggu pasangan orang lain. Kuat menahan jari untuk tak terus menerus gatal mengetikkan komentar berlebihan untuk kekasihku. Kuat menahan diri untuk tak mengajak kencan kekasihku. 

Sekali lagi, aku tak ingin bersaing dengan wanita. Wanita harus saling mengingatkan, bukan menjatuhkan. Semoga kau ingat dengan ini. Semoga kau tidak jatuh. Apalagi jatuh pada kekasihku. 

  • view 97