Enam Lapis Hijab yang Wajib Dibendung agar Kita Menyentuh Singgasana Mimpi

Dinan
Karya Dinan  Kategori Motivasi
dipublikasikan 15 Maret 2016
Enam Lapis Hijab yang Wajib Dibendung agar Kita Menyentuh Singgasana Mimpi

Enam Lapis Hijab yang Wajib Dibendung agar Kita Menyentuh Singgasana Mimpi

Penulis: Dinan

?

"Kawan, semua berawal dari mimpi. Bermimpilah maka Tuhan akan memeluknya dan akan melepasnya bila saatnya tiba."

Kata-kata di atas diucapkan oleh kawan saya-sebut saja namanya Leo- sepuluh tahun yang lalu di depan ruang kuliah. Sejak saat itu, kata-kata itu menghujam di kepala dan hatiku. Merangkak di pola pikir, hingga memaksaku menyatakan satu mimpi. Hanya satu.

Sepuluh tahun berlalu, tapi entah kemana mimpi yang kugenggam dulu. Tak terlihat sedikitpun. Keharumannya saja tak pernah kurasakan. Sebulan ini, saya mulai berpikir dan mendalami dengan seksama mengapa mimpi itu tak mewujud.

Hari ini, saya telah yakin. Ada beberapa hal yang menghijab (mengahalang) mimpi kita dengan kenyataan. Hijab-Hijab ini menjadi penghalang saat ingin 'menduduki Singgasana Mimpi' yang elok dan menyenangkan.

Saya mencoba mengurainya dengan singkat, enam lapis hijab yang wajib dibendung agar kita menyentuh Singgasana Mimpi :

#MenundaPekerjaan

Ada ungkapan, "Jika engkau menunda pekerjaan maka ia akan menikah dan kawin dengan pekerjaan yang sebelumnya engkau tinggalkan dan akan beranak pinak sampai membentuk suatu kaum yang akan meng-kudeta mimpimu"

Ini mungkin klise. Tapi ini adalah yang utama. Seandainya engkau telah menyusun tangga menuju mimpimu, kemudian engkau melupakan atau menunda satu tangga, apakah engkau sampai pada mimpimu?

Apa yang menjadi tugas saat ini, KERJAKAN. Hari esok belum tentu TERLAHIR.

?

#TakutBerubah

Kita ingin meraih mimpi kita, tetapi kita sangat takut berubah. Takut dengan perubahan lingkungan, teman dan pola hidup baru. Meraih mimpimu berarti engkau harus siap berubah. Jika engkau tidak siap dengan perubahan maka engkau akan dilengserkan oleh perubahan itu sendiri.

#TidakMenjadiDiriSendiri

Mimpimu adalah mimpimu, maka jadilah dirimu. Apa yang ingin diraih adalah keinginanmu bukan keinginan orang lain. Oleh karenanya, jadilah diri sendiri. Tentukan langkah dan metodenya menuju ke mimpimu dengan caramu bukan dengan cara orang lain. Insya Allah, engkau akan lebih mengenal langkahnya dan akan lebih cepat sampai ke singgasana mimpimu.

#GagalFokus

Segala hal butuh FOKUS. Tanpa fokus maka tak mungkin sesuatu dapat terjadi. Apapun mimpimu, fokus...fokus...fokus. Jangan gagal fokus dan mengarah pada mimpi-mimpi yang tak jelas.

#MeniadakanTeman

Teman adalah sumur rezeki. Semakin banyak teman maka semakin banyak jalan rezeki. Semakin banyak jalan rezeki maka semakin banyak jalan menuju mimpimu.

#Menyerah

Tak ada kata menyerah dalam meraih singgasana mimpi. Menyerah hanya ketika sang pencari mimpi telah menghembuskan napas terakhirnya. Mimpi tetaplah mimpi. Kejarlah dan raihlah. Saya percaya, bila engkau menentukan mimpimu dan menaruhnya di hati terdalammu, yang terdekat denganmu. Kemudian berusaha meraihnya maka selusin malaikat akan menjadi 'asisten'mu dalam meraihnya.

?

___

Gambar diperoleh disini

___

  • view 85