Pesan Pertama untuk Anakku

Dinan
Karya Dinan  Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 07 Maret 2016
Pesan Pertama untuk Anakku

Anakku, pesan ini kutulis ketika selusin peluh menghimpit.

Terinspirasi oleh teriakan bocah di depan rumah, "AYAH...Uang, mau beli PERMEN!"

Ia duduk di jalanan, tak lupa kakinya dihentakkan, tanda nafsu menguasai akalnya. Aku hanya duduk di teras, menikmati nikotin dan kafein yang mungkin akan mengurangi tarikan nafasku.

?

Kaira, sebelum kamu bertanya

?

Siapa yang mencipta ayam jantan kesayangan kita, Gogo'?

Pesan Ayah

Tanyalah Kitab

Belum kamu temukan?

Tanyalah Akalmu

Belum kamu temukan?

Tanyalah Hatimu

Maka akan kamu temukan, Pencipta Gogo' adalah Allah.

?

Apa tujuan kita ada?

Pesan Ayah

Kenali dirimu

Sebelum engkau mengenal tujuanmu.

?

Kenapa Nenek tidur di bawah tanah?

Pesan Ayah

Jalani hidupmu dengan baik

Sebelum engkau tidur bersama Nenek

Gogo', Nenek dan kamu pasti akan tidur di bawah tanah, bila saatnya tiba.

?

Terus, Nenek sebenarnya kemana Ayah? Beliau hanya di dalam Tanah?

Pesan Ayah

Nenek berjumpa dengan Pencipta Gogo'

Nenek akan mendongeng tentang kisahnya

Semoga kisahnya manis, sehingga beliau dapat melihat taman bermain yang indah, berisi permen yang manis-manis.

?

Gelap menghampiri. Pak Adi tampak rapi, dengan baju batik motif awan berwana hijau putih dan sarung samarinda andalannya, tak lupa kopiah hitam nangkring di kepala demi menutup rambutnya yang gonrong. Bersiap menuju masjid.

"Assalamu Alaikum Ayah Kaira, tidak ke masjid?"

"Walaikum Salam, belum mandi Pak Adi." alasanku sekenanya.

"Saya duluan masuk surga kalo gitu yah...hehehe." Pak Adi nyengir, mulutnya tak dibuka sempurna, takut gigi berlumbangnya dihinggapi lalat karena mirip lubang sampah di halaman belakang rumah.

?

Kaira, sebelum kamu bertanya

?

Apa itu Surga dan Neraka?

Pesan Ayah

Itu hanya taman

Bagi anak baik akan bermain di taman Surga

Berisi permen, susu, madu, apel dan apa saja sesuai keinginanmu

Sedang anak nakal akan dihukum di taman Neraka

Dibakar dan dipukul berkeping-keping oleh 'naga api'

Tapi, ingat!

Pencipta Gogo' yang menentukan kamu bermain di surga atau dihukum di neraka

Hanya Dia yang Menentukan, bukan kebaikan dan bukan pula keburukanmu

Dan tahukah kamu? Nikmat yang paling, paling... paling nikmat adalah 'melihat' Pencipta Gogo'.

?

Aku dengar dari Pak Adi, "Kita adalah umat Muhammad"

Ayah, Siapa itu Muhammad?

Pesan Ayah

Muhammad itu manusia, sama dengan kamu

Manusia yang paling baik dan paling suci

'Sahabat' Pencipta Gogo' dan Rasul kita

Beliau dipilih oleh Pencipta Gogo' untuk menyampaikan jalan menuju Taman Surga

Kamu harus mengenal dan mengikutinya, agar dongengmu indah.

?

Terus Ayah, Pencipta Gogo' tinggal dimana?

Pesan Ayah

Pencipta Gogo' tidak tinggal dimana-mana, karena Dia tidak dapat 'diruangi' dan 'dibatasi'

Dia sangat dekat dengan kamu

Melihat, Mendengar, Mengetahui dan Mengawasi kamu. Kapan dan dimanapun

Jadi, kamu harus ingat dan melaksanakan anjuran-Nya

Ketika kamu sedang galau 'berjalan'lah Kepada-Nya, maka Dia akan 'berlari' menujumu.

?

Adzan Maghrib telah berkumandang, saatnya Ayah 'berbicara' dengan Pencipta Gogo, Pencipta Nenek, Pencipta Kaira, Pencipta Ayah, Pencipta Ibu dan Pencipta semua yang dilihat dan tidak dilihat oleh Kaira, Allah.

Hanya ini pesan Ayah, dengar dan laksanakanlah. Semoga kamu berada di jalan yang lurus, jalan orang-orang yang akan bermain dan makan permen manis di taman surga.

Ayahmu menamakannya Pesan, bukan Jawaban. Ini memang hanya Pesan dari Ayah yang ilmunya dangkal. Mungkin nanti, Kaira akan menemukan Jawaban bukan Pesan lagi, sebab Kaira anak ayah yang rajin belajar dan menganalisa segalanya dengan berdasar pada Naqliyah, Aqliyah, dan dibarengi dengan kesucian hati. Aamiin.

?

Salam Ayahmu,

Wahai Kaira Arsyila Dinan

  • view 162