LANGIT

 din.|
Karya  din.| Kategori Puisi
dipublikasikan 26 September 2017
LANGIT

September 25,2017/20:28 p.m

LANGIT
Biru kala terang
Jingga kala senja
Gelap kala malam

Langit tak pernah ingin menunjukan siapa dirinya,
Berteriak-teriak seberapa hebatnya
Seberapa luasnya, seberapa indahnya, seberapa tingginya....
Sebaliknya langit memeluk bumi dengan caranya
Melindungi alam semesta
Tidak ada kesombongan, keangkuhan
Lalu, tidakkah kau sadari anggunnya langit menampakkan diri?
Berjalan seperti air sungai, mengalir begitu saja
Waktulah yang menuntutnya menampakkan jati diri pada bumi
Berkejar-kejaran dengan detik menjadi menit lalu jam dan kemudian bermetamorfosa menjadi hari
Bertemu pagi, siang terakhir malam
Begitulah cara langit menjelaskan bagaimana wujudnya
Berpacu dalam denting waktu

Ah langit, bolehkah aku mengagumi caramu menjelaskan jati diri....

                                                                                                                                                                                                                                                      din.

  • view 36