TERIMA KASIH ..... SETIDAKNYA KUPERNAH BAHAGIA KARENA MU

Dika Riyanti
Karya Dika Riyanti Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 26 Oktober 2016
TERIMA KASIH ..... SETIDAKNYA KUPERNAH BAHAGIA KARENA MU

 

Saat ini lala , benar – benar kecanduan social media. Hampir semua aplikasi chatting dimilikinya. Tidak lain , adalah usaha agar tetap bisa berkomunikasi dengan AL pria yang tengah merekahkan senyuman di bibir lala. Mulai dari aplikasi Skype, line , Kakao Talk, Tango , Instagram,dll. Semua teman- teman lala pun , kadang heran dengan aplikasi yang dimiliki lala, yang mau tak mau membuat handphone miliknya kadang nge- hang. Lala paham , komunikasi  ini bisa berjalan perlu usaha juga dari nya. Hubungan yang penuh perjuangan ini benar – benar menghabiskan tenaga. Tidak hanya tinggal di tempat yang berbeda , hubungan lala kali ini harus ia jalani dengan perbedaan waktu sekitar 4 jam , dimana mereka menetap di negara yang berbeda .

Keputusan Al untuk melanjutkan sekolah ke negara lain ini, sudah ia jalani sejak tamat dari jenjang SMA. Pria keturunan Betawi Lombok ini , telah menetap di negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir dan saat ini aktivitas nya benar – benar sibuk karena setelah menamatkan jenjang perkuliahan  ia pun memilih bekerja dinegara tersebut. Mengenal Al , adalah kebahagiaan tersendiri bagi lala. Meski ia kadang berfikir , berapa pengeluaran AL setiap bulannya untuk menelvon Lala. Alasan itu lah yang akhirnya membuat Lala terus mengupgrade aplikasinya.... Dengan Line , Skype dan Tango , lala tidak hanya bisa mendengar suara Al , tapi juga bis melihatnya, melihat matanya, senyumnya, apa yang ia lakukan dan apa yang ia kenakan.

Apakah kau bahagia? Pertanyaan yang selalu dilontarkan dravig, sahabat lala. Yah, bagi lala untuk saat ini dengan melihat nya dari jauh saja dan berkomunikasi dengannya tiap hari itu sudah cukup. Apakah kau tak akan jatuh sakit , jika terus begini? Lagi – lagi pertanyaan dravig menohog lala. Lala sadar kendala mereka tidak hanya hubungan jarak jauh biasa tapi hubungan yang terpaut perbedaan waktu 4 jam ditambah lagi penyesuain waktu free mereka.

Dikala pagi hari Al menyapa lala di line atau via telvon, itu adalah waktu istirahat siang lala, dimana kadang lala sedang istirahat kuliah, atau sedang mengerjakan tugasnya. Diwaktu al , beristirahat siang dan menyapa lala, terkadang itu adalah waktu bagi lala untuk bekerja atau hangout bersama – teman – temannya. Bagi Al , waktu yang efektif dan bisa berlama- lama untuk bisa melihat Lala adalah dimalam hari , ketika ia selesai makan malam tepatnya jam 8 malam. Namun sayangnya, di Indonesia bagian barat itu menunjukkan pukul 12 malam . Dan itulah yang dirasa dravig , ini akan membuat lala sakit.

 

Beberapa bulan berjalan semuanya berjalan normal dna lala menikmatinya. Namun karena aplikasi – aplikasi canggih bermunculan dan keinginan Al untuk selalu berkomunikasi ,mau tak mau membuat lala terkadang merubah jadwal tidurnya. Akhinya lala pun, memutuskan untuk tidur lebih cepat dari biasanya sekitar jam 8 malam.... dan nanti ia akan terbangun ketika mendengar dering handphonenya yang menandakan itu Al , dan disini itu sudah lewat tengah malam.

Selama ini Lala begitu menikmati kebersamaanya bersama Al, meski jarak jauh. Setiap cerita yang mereka bagi, setiap tawa renyah yang ia dengar, setiap senyum yang ia lihat benar – benar pengobat rasa kantuk. Lagi kasmaran ..... itulah yang selalu dikatakan dravig untuk meledeg lala.

Semuanya semakin indah bagi lala , ketika al sudah mulai berbicara tentang masa depan mereka. “ Insyaallah , siapin kamu kuliah ,,,, aku selesein kerjaan disini  ,, kita 2017 “ Mendengar kata – kata itu adalah penyemangat bagi lala ditambah lagi saat ini lala tengah dalam perjuangan di bangku kuliahnya. Ini sudah kali ke -2 lala menerima ajakan untuk menikah. Namun dengan Al lah yang lala rasa berbeda. Lala memantapkan hati untuk bersama Al , karena ajakan al untuk berta’aruf hal yang bagi lala begitu romantis. Dengan Al lah ia juga belajar banyak hal.

Kebahagiaan itu lama – kelamaan memudar , sejak lala mendengar kabar rencana kepulangan AL. Siapa yang tak bahagia , ketika mendengar orang terkasih akan pulang 2 bulan yang akan datang. Namun anehnya , lala dipenuhi keraguan dan kecurigaan terhadap AL. Lala mulai terganggu ketika AL menghubunginya saat ia sedang diluar bersama teman – temannya. Bukan lala tak ingin, hanya saja ia merasa tak enak ketika harus selalu mengangkat telvon saat bersama temannya. Ditambah lagi terkadang lala merasa kenapa ia yang harus selalu terjaga ditengah malam. Rasa keegoisan itu pun muncul. Lala bimbang , karena ia juga berfikir bahwa ini tak akan baik bagi kesehatannya, namu disatu sisi itulah waktu luang Al untuk bisa berkomunikasi dengan lala.... Tapi yah lala tak bisa memungkiri itu semua.

Kondisi semakin parah ketika itu sudah dua hari tak ada kabar dari Al, namun lala melihat ada postingan terbaru di media social . Foto yang diunggah Al dengan keterangan dibawahnya “ Benar – benar letih kaki ini,,, klien meninggal “ Melihat itu lala paham alasan kenapa al tidak menghubunginya namun amarah itu muncul ketika hari esok al mengirim pesan ke lala” Maaf beberapa hari ini aku sibuk karena ngurusin klien kemarin sakit dan meninggal dan ini lagi urus jenazahnya dulu. Namun itu tak cukup melepaskan kekecewaan lala, lala berfikir bagaimana mungkin ia tak memberi kabar dalam beberapa hari sedangkan ia masih bisa aktif di media social. Kecurigaan ini disadari penuh bagi lala bahwa ini akan jadi boomerang di tambah lagi kecurigaan lala muncul karena hubungan mereka jauh.

Kisah yang berjalan manis selama ini pun , akhirnya harus benar – benar selesai ketika beberapa bulan kemudiaan Al mengabarkan kepulangannya dan mengatakan tak sempat berkunjung ketempat lala. Lagi – lagi ini dilema bagi lala, ia mungkin bisa saja memaklumi jika Al ak sempat berkunjung ketempatnya karena meskipun mereka di satu negara tetap berbeda pulau, namun pendapat yang di sampaikan dravig benar juga” Coba kamu fikir la, untuk apa kamu menunggu ia selama ini , jika ketika ia pulang keindonesia pun tak sempat menemui mu. Jika ia benar – benar mencintaimu pasti ia akan berusaha untuk datang seperti ia janjikan sebelumnya jika tak punya banyak wkatu kalian cukup bertemu di bandara tapi faktanya. Ditambah lagi kalian LDR , kamu tidak tau kan bagaimana dia disana “ Cukup perih mendengarnya. Dan setelah itu akhirnya hubungan itu benar – benar berakhir.

Semua yang telah terjadi kadang memang disesali lala, kekecewaan , sedih, marah , itu wajar. Lala hanya bisa mengucapkan terima kasih karena Al setidaknya membuat lala bahagia. Terlepas apapun itu rahasia  atau kebenaran yang tak pernah ia ketahui. Ia hanya cukup mempercayai , jika ini adalah takdir tuhan. Jika ia memang berjodoh pasti tuhan juga punya cara tersendiri untuk mempertemukan mereka di tahun 2017 yang akan datang. Jika tidak , biar lah itu menjadi kenangan dan mimpi indah yang pernah ada

  • view 206