Mata Malam

Dicky Armando
Karya Dicky Armando Kategori Puisi
dipublikasikan 29 Januari 2017
Mata Malam

Malam ini

aku merenung di depan pintu putih

yang bisu.

 

Mataku tiada arah,

seperti lupa bahwa langit semakin hitam.

 

“Apakah kau tak pernah tidur?”

tanya seekor cecak yang kebetulan melintas.

 

Aku tak menjawab,

karena percuma kututup mata

sementara mimpi-mimpi berguguran

tepat di depanku.

 

Hujan mulai turun membasahi masa lalu,

dalam rintiknya—aku bertemu dengan setan masa depan

yang tak bosan menghantui.

 

Empat jam berselang,

makhluk laknat itu kabur tanpa kabar.

terusir oleh lembut surya di celah jendela.

 

Aku pun tertidur.

---

Pontianak, 29 Januari 2017

Dicky Armando

 

Sumber foto: 7 Themes

  • view 79