Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 26 Januari 2017   20:10 WIB
Latihan Tinju dengan Istri

Dari sekian banyak olahraga--jika sendirian saya lebih memilih boxing (tinju), lebih tepatnya shadow boxing (latihan tinju dengan simulasi lawan yang ada dalam pikiran).
 
Suatu kali, waktu masih pacaran, istri saya ingin mencoba bertanding tinju dengan saya.
 
Terbiasa latih tanding dengan laki-laki, gerakan pukulan perempuan terlihat seperti slow motion (gerakan lambat) di mata saya, dan tentu saja tidak mengenai titik-titik vital tubuh, karena saya menggunakan gaya dari Floyd Mayweather: Shoulder Roll.
 
Sementara waktu itu istri saya menggunakan gaya tinju ala remaja putri level SMA yang sedang menstruasi. Akibatnya pukulan-pukulan tersebut hanya mengenai angin, saya sendiri tidak berniat melakukan serangan balik.
 
Tapi sesaat ketika latihan itu--tergoda juga melontarkan pukulan yang pelan saja.
 
JEB! JEB!
 
Dua pukulan yang sangat ringan mendarat di pipi istri, saya pastikan itu tak akan terasa sakit.
 
"Aduuuhh! Sakiiittt! Jahaaat!" teriak istri.
 
"Lhaa! Itu pelan, bukan?" protes saya.
 
"Kena jerawaaaattt!!!"
 
Ya ... laki-laki memang selalu salah.
 
"Nih! Rasakan!" Istri saya melakukan suatu gerakan mendadak.
 
DUGGGG!
 
Kepalan tinjunya mendarat di dinding. "Huaaaaa!!! Jahaaat! Kenapa menghindaaaaar!"
 
Baik, sekali lagi--pria selalu salah, ingat itu kawan-kawan.
 
"Iya, maaf ... maaf," kata saya.
 
"Bagaimana caranya meningkatkan kecepatan gerak?" tanya istri. Ia terlihat masih mengurut tangannya sendiri--yang katanya gara-gara saya itu.
 
"Ikut latihan bela diri khusus wanita saja, di pusat fitness," jawab saya.
 
"Baiklah kalau begitu! Tunggu saja nanti pembalasanku." Wajahnya masih terlihat kesal. Saya menahan tawa agar tidak jadi kesalahan baru. Hahahahahhaha!
 
Keesokan hari, istri saya ikut pelatihan ... zumba.
---
Pontianak, 26 Januari 2017
Dicky Armando
 
Sumber foto: YouTube 

Karya : Dicky Armando