Kata-Kata dalam Secangkir Kopi

Dicky Armando
Karya Dicky Armando Kategori Puisi
dipublikasikan 21 Desember 2016
Kata-Kata dalam Secangkir Kopi

Di depan cangkir dan kopi

aku merenungi jalanan yang menggila.

 

Pada meja-meja bisu

kumainkan jemari yang ingin menari.

 

Lalu sampai kapan aksara harus mengering di sini?

Apakah hanya sebagai hiasan zaman?

Ataukah cuma penyejuk nurani untuk beberapa detik saja?

 

Andai suatu hari kutemukan makna

dari balik jarum jam di atasku,

maka jalan ini akan menjadi rindu

yang tercetak dalam sebuah buku.

---

Barbarsari, 21 Desember 2016

Dicky Armando

 

Sumber foto: wallpapermonkey.com 

Dilihat 339