Sophia Lalupa

Dicky Armando
Karya Dicky Armando Kategori Puisi
dipublikasikan 06 Oktober 2016
Sophia Lalupa

Sophia, kau mungkin sedang lupa.

Kapal merah itu punya seribu meriam, larasnya sanggup menghancurkan

ratusan kampung beserta mimpi-mimpi dan menghilangkan janji-janji.

Apakah matamu buta?

 

Sang nakhoda bermulut tajam, hobinya memaki.

Apakah hatimu mati?

 

Cepat pulang, tinggalkan kapal dan nakhoda-nya.

Jangan bunuh dompet rakyat.

Kembali, dan bernyanyilah!

---

Pontianak, 06 Oktober 2016

Dicky Armando

Sumber foto: wall.alphacoders.com 

  • view 174