Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 30 September 2016   13:26 WIB
Sariawan

Jauh di sudut gusi

yang jarang tersentuh kata-kata,

menyeringai sebuah luka.

 

Begitu panas dan dalam.

Peperangan terjadi di semenanjung kepala

sampai ke teluk kaki.

Semuanya terbakar,

mulut tak lagi bisa berkelakar.

 

Demi bantal dan guling

yang menjadi saksi!

 

Aku permisi, minum obat dulu.

---

Pontianak, 30 September 2016

Dicky Armando

Sumber foto: telugu.onlymyhealth.com

Karya : Dicky Armando