Pijat Spesial

Dicky Armando
Karya Dicky Armando Kategori Puisi
dipublikasikan 26 September 2016
Pijat Spesial

Selalu ada kenikmatan

dalam keremangan.

Ruang penuh cahaya pun

tak pernah luput dari dosa.

 

Namanya cari makan,

perut sudah meronta mau bilang apa,

walau tangan harus berlumur sperma.

 

“Mbak, kenapa mau kerja ini?”

 

“Anak di rumah kelaparan, jangan tanya lagi,

pertanyaanmu sudah cukup menyakitkan.”

 

Lalu ia membersihkan jemari yang ternoda

dengan air mata.

 

Di alisnya ada luka,

di wajahnya ada duka,

dan di hatinya tiada suka.

---

Pontianak, 26 September 2016

Dicky Armando

Sumber foto: www.asianmassageclub.com.au 

  • view 226