Menjual Kebohongan

Dicky Armando
Karya Dicky Armando Kategori Renungan
dipublikasikan 10 September 2016
Menjual Kebohongan

Kawan-kawan saya, khususnya yang perempuan senang sekali memasang foto mereka saat di mobil, lengkap dengan kacamata yang sepertinya mahal, dan tas bermerek yang juga sepertinya mahal.

Iseng-iseng saya juga mencoba ikutan foto di mobil bapak, tapi saya jadi mirip kernet angkutan umum, akhirnya foto tersebut tak jadi saya pajang di media sosial.

Ketika saya selfie di kendaraan itu, bapak berkomentar, “Halah! Bergaya di kendaraanku! Beli sendiri sana kalau bisa!”

“Hei! Itu juga dari uangku!” seru ibu dari jauh. Bapak langsung diam. Hahahahah! I Love you, Mom!

Salut buat sejumlah teman perempuan saya itu, karena rata-rata mobil yang menjadi tempat mereka selfie itu ternyata punya orang lain. Pahala besar menanti perempuan-perempuan cantik itu karena bisa membuat kehidupannya tampak trendi dan nyaman, sementara orang tua di rumah kebingungan membeli beras untuk esok hari.

Ada juga kenalan saya, seorang janda, kawan kerja. Ia tidak malu memasang foto bersama anaknya, tak takut dengan statusnya diketahui. Perempuan jenis ini patut dihormati.

Beda lagi dengan jenis tipe janda yang menyembunyikan anaknya. Ini pengalaman seorang teman—Beno (nama samaran)—yang mengenal seorang wanita, mengaku masih lajang dan sering memajang foto seksi di media sosial.

Saat Beno berjalan-jalan di mall bersama wanita tersebut, mereka bertemu dengan sekelompok wanita, baru keluar dari tempat karaoke. Seorang dari mereka menyapa calon pacar teman saya itu.

“Waaahh ... suami baru yaaa! Anakmu mana, Reni?”

Tubuh Beno langsung kurus, shock, tapi memang dia sudah kurus. Si Reni langsung mengalihkan pembicaraan, tapi Beno telinganya sudah rusak sejak mendengar sapaan pertama tadi.

Setelah kejadian itu, tiap kali janda tersebut menelepon, Beno selalu menjawab, “Telepon yang Anda tuju sedang sudah dicuri.”

Hm ... zaman sekarang kejujuran memang mahal, ya. Saya pun masih sering berbohong, terutama kepada diri sendiri.

---

Pontianak, 10 September 2016

Dicky Armando 

Sumber foto: knightstavern.org 

  • view 218