Pontianak di Senja Hari

Dicky Armando
Karya Dicky Armando Kategori Puisi
dipublikasikan 30 Mei 2016
Pontianak di Senja Hari

Sepanjang pandangan,

cahaya emas malu-malu menembus ranting.

Ada sedikit kesegaran

setelah seharian pusing kepala.

 

Teduh langit dan layangan

seperti surga di mataku.

Padatnya jalan kunikmati layaknya kopi.

 

Sebenarnya tak pernah ada senyum

pada setiap senja, mana mungkin!

Hanya ingin pulang dan tidur,

itu saja cukup.

 

Hati selalu campur aduk,

beradaptasi dengan sisa-sisa amarah.

Dengan sedikit senandung rindu

kuobati luka dan caci maki.

 

Semilir angin dingin

menerpa wajahku ... lembut,

seperti merayu jiwa yang kehilangan waktu.

 

Kuingin sebuah pelukan darimu,

suatu masa, kala senja di kota ini.

--- 

Pontianak, 30 Mei 2016 

Dicky Armando 

Sumber foto: www.oceansbridge.com