Sinar

Dicky Armando
Karya Dicky Armando Kategori Puisi
dipublikasikan 17 Mei 2016
Sinar

Tadi pagi ... sinar masuk

melalui ventilasi kamarku.

Membentuk pilar-pilar maya,

lembut nan putih.

 

Aku berdiri di tengahnya,

hangat menjalar dari mata

hingga ke dada.

Seperti pelukan bunda,

penuh kasih dan niscaya.

 

Sekejap saja

dinding kamar menguning.

 

Suram hilang berganti terang.

 

Lalu aku menoleh

kepada jam dinding

yang sepertinya mabuk oleh waktu.

 

Aku tersentak,

karena ini hari telat bangun pagi.

---

Pontianak, 17 Mei 2016

Dicky Armando

Sumber foto: e2ua.com